Rabu, 22 Jul 2026 02:36 WIB

Gratis, Angkutan Feeder Mulai Beroperasi Hari Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Mar 2023 11:15 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melaunching Feeder WiraWiri Suroboyo
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melaunching Feeder WiraWiri Suroboyo

selalu.id - Sebanyak 52 angkutan pengumpan atau Feeder telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Jalan Tunjungan, depan Gedung Siola, Kamis (2/3/2023).

Dengan adanya angkutan feeder yang diberi nama Wira Wiri Suroboyo ini, diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Surabaya. Wira Wiri Suroboyo ini juga menjadi upaya untuk dapat menjangkau lingkungan yang belum terlayani oleh Suroboyo bus maupun Trans Semanggi Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Selama seminggu ke depan, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, masih menguji coba angkutan ini. Feeder akan digratiskan tanpa biaya, sembari menakar animo masyarakat dan mengkaji jumlah penumpang dari satu titik ke titik lain.

“Kami akan melakukan uji coba dan sosialisasi kepada masyarakat. Kami mengimbau kepada seluruh warga kota Surabaya sama-sama menggunakan transportasi umum. Insyallah ini akan mengurangi kecelakaan dan kemacetan karena semakin padatnya kendaraan di kota Surabaya," kata Eri usai melaunching Wira Wiri Suraboyo Feeder.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Angkutan feeder ini rata-rata melayani rute dengan kisaran durasi 10-15 menit. Karena Wira Wiri Suroboyo berfungsi sebagai pengumpan penumpang ke layanan Suroboyo Bus dan Bus Trans Semanggi. Eri juga memastikan, penumpang tidak perlu melakukan pembayaran ulang.

“Kalau pindah Suroboyo tak bayar lagi. Tapi kalau sudah pindah fitur lainnya, bayar. Saya minta kepada Kadishub untuk connectingnya seperti apa. Jadi kalau dia (penumpang) naik feeder pindah Suroboyo Bus sampai ke tempat tujuan itu tidak membayar,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sementara itu, Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan bahwa angkutan feeder terdiri dua jenis kendaraan. Pertama 14 unit Hiace dengan kapasitas 14 penumpang. Kedua berjenis mobil Grandmax sebanyak 38 unit dengan kapasitas 10 penumpang. Tiap angkutan feeder sendiri terdiri dari dua kru, yakni driver dan helper, yang total keseluruhannya berjumlah 320 orang.

“Jadi feeder ini adalah transportasi handal, nyaman, dan murah yang dibutuhkan oleh masyarakat Surabaya. Driver dan helper ini direkrut dari sopir angkot. Jadi kita memberdayakan, agar pendapatan mereka bisa naik," ujar Tunjung. Feeder Wira Wiri Suroboyo mulai beroperasi tepat hari ini. (Ade/SL1)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.