Senin, 20 Jul 2026 12:36 WIB

Peduli Disabilitas, Mensos Risma Pastikan Ketersediaan Kursi Roda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Feb 2023 20:15 WIB
Pepen Nazarudin Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Meninjau Instalasi Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas  sentra terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta
Pepen Nazarudin Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Meninjau Instalasi Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas sentra terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta

selalu.id – Sejak masa kepemimpinan Menteri Sosial Tri Rismaharini, inovasi alat bantu aksesibilitas bagi penyandang disabilitas terus dikembangkan. Mensos mengarahkan seluruh Sentra Terpadu/Sentra untuk melibatkan penyandang disabilitas dalam proses produksi alat bantu sebagai bagian dari upaya pemberdayaan.

Beberapa alat bantu aksesibilitas yang dikembangkan yaitu kursi roda adaptif, kursi roda elektrik, kursi roda multiguna, tongkat adaptif dan motor roda tiga niaga. Alat bantu ini telah diproduksi di sentra terpadu/sentra di seluruh Indonesia, salah satunya di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta.

Baca Juga: Pengamat Sebut Eri Cahyadi Masih Sulit Tandingi Tri Rismaharini

Untuk mendukung pengembangan kursi roda bagi PM, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Pepen Nazaruddin melakukan kunjungan kerja dengan meninjau Instalasi Alat Bantu Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta.

“Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta dikenal telah memproduksi alat bantu bagi penyandang disabilitas berupa prothese dan orthese atau kaki dan tangan palsu. Kini, atas arahan Bu Mensos dikembangkan dengan memproduksi kursi roda, tongkat adaptif hingga motor roda tiga,” ujar Pepen Nazaruddin, Sabtu (25/2/2023).

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Saat ini, Instalasi Alat Bantu meningkatkan kapasitasnya untuk perakitan kursi roda, tongkat adaptif dan penyediaan motor roda tiga niaga. Kursi roda yang dirakit Instalasi Alat Bantu meliputi kursi roda elektrik, kursi roda adaptif serta kursi roda multiguna.

“Di tengah penerapan kebijakan multilayanan di setiap Sentra/Sentra Terpadu, maka spesifikasi layanan harus tetap dikembangkan, sehingga perakitan kursi roda di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso perlu terus dikembangkan mengingat kebutuhan alat bantu ini masih tinggi,” tandas Pepen.

Perakitan kursi roda merupakan salah satu layanan rehabilitasi sosial yang spesifik yang ada di Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Pepen Nazaruddin melihat langsung dan mengapresiasi perakitan kursi roda yang dilakukan oleh Surya dan Anton, dua orang penyandang disabilitas fisik.

Baca Juga: Risma Ingatkan Kader PDIP Surabaya Jelang Konfercab: Jangan Ngisin-ngisini

Pada kesempatan itu, Pepen mencoba dan merasakan sendiri fungsi kursi roda multiguna karya Surya dan Anton.

Bantuan ATENSI kursi roda bagi penyandang disabilitas merupakan upaya nyata Kementerian Sosial bersama sentra/sentra terpadu untuk mendukung PM bisa diberdayakan serta tidak bergantung kepada orang lain, namun bisa hidup mendiri. (SL2)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.