Minggu, 20 Sep 2026 13:20 WIB

Cegah Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemkot surabaya Siapkan Dua Strategi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Feb 2023 15:12 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi salah satu pasar di Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi salah satu pasar di Surabaya.

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membeberkan dua strategi Pemkot Surabaya untuk mencegah terjadinya inflasi dan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

Dua strategi itu ialah dengan menggerakkan pasar induk dan pendataan bahan kebutuhan pokok dengan neraca komoditi.

Baca Juga: Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Melalui Bagian Perekonomian dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, Pemkot Surabaya akan melakukan pendataan bahan kebutuhan pokok untuk dimasukkan ke dalam neraca komoditi.

Dengan adanya neraca komoditi, akan diketahui bahan kebutuhan pokok apa saja yang mengalami kenaikan harga.

“Dengan neraca komoditi itu, akan tahu mana yang akan naik dalam waktu satu atau dua hari, maka harus ada intervensi dari pemerintah,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (26/2/2023).

Eri juga menerangkan pemkot akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur, untuk menyiapkan bahan kebutuhan pokok dalam jangka waktu satu bulan atau dalam setahun.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

“Contohnya cabai, dalam satu tahun butuh seribu ton, maka saya bisa bilang ke kabupaten/kota penghasil cabai, untuk menyiapkan cabai seribu ton dalam satu tahun. Atau sebulannya butuh 1-100 ton gitu, maka kabupaten/kota itu akan menyiapkan 1-100 ton tadi,” jelas Eri.

Dengan cara itu, secara otomatis kabupaten/kota yang bekerjasama dengan Pemkot Surabaya, akan menyiapkan kebutuhan pokok selama sebulan atau setahun pertama.

“Maka dari itu, saya minta untuk menyiapkan neraca komoditi. Langkah itu yang akan kita lakukan dan sudah kita hitung jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Transisi Energi yang Tetap Menjaga Daya Saing Industri

Pemkot Surabaya juga memperkuat Pasar Induk untuk juga membantu mencegah inflasi. Nantinya pedagang di Surabaya diminta untuk kulak bahan kebutuhan pokok di pasar induk.

“Di dalam pasar induk ini kualitasnya juga harus baik, yang kedua harganya harus lebih murah atau sama dengan harga di tempat kulak. Secara otomatis inflasi bisa dikendalikan,” tegas Eri. (Ade)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.