Kamis, 04 Jun 2026 07:15 WIB

Cegah Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemkot surabaya Siapkan Dua Strategi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Feb 2023 15:12 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi salah satu pasar di Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi salah satu pasar di Surabaya.

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membeberkan dua strategi Pemkot Surabaya untuk mencegah terjadinya inflasi dan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

Dua strategi itu ialah dengan menggerakkan pasar induk dan pendataan bahan kebutuhan pokok dengan neraca komoditi.

Baca Juga: Pengamat Tanggapi Poster Rini-Fikser: Masih Fase Coba-coba!

Melalui Bagian Perekonomian dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, Pemkot Surabaya akan melakukan pendataan bahan kebutuhan pokok untuk dimasukkan ke dalam neraca komoditi.

Dengan adanya neraca komoditi, akan diketahui bahan kebutuhan pokok apa saja yang mengalami kenaikan harga.

“Dengan neraca komoditi itu, akan tahu mana yang akan naik dalam waktu satu atau dua hari, maka harus ada intervensi dari pemerintah,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (26/2/2023).

Eri juga menerangkan pemkot akan berkoordinasi dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur, untuk menyiapkan bahan kebutuhan pokok dalam jangka waktu satu bulan atau dalam setahun.

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

“Contohnya cabai, dalam satu tahun butuh seribu ton, maka saya bisa bilang ke kabupaten/kota penghasil cabai, untuk menyiapkan cabai seribu ton dalam satu tahun. Atau sebulannya butuh 1-100 ton gitu, maka kabupaten/kota itu akan menyiapkan 1-100 ton tadi,” jelas Eri.

Dengan cara itu, secara otomatis kabupaten/kota yang bekerjasama dengan Pemkot Surabaya, akan menyiapkan kebutuhan pokok selama sebulan atau setahun pertama.

“Maka dari itu, saya minta untuk menyiapkan neraca komoditi. Langkah itu yang akan kita lakukan dan sudah kita hitung jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Sebut Investasi Triwulan Pertama Capai Rp1,06 Triliun

Pemkot Surabaya juga memperkuat Pasar Induk untuk juga membantu mencegah inflasi. Nantinya pedagang di Surabaya diminta untuk kulak bahan kebutuhan pokok di pasar induk.

“Di dalam pasar induk ini kualitasnya juga harus baik, yang kedua harganya harus lebih murah atau sama dengan harga di tempat kulak. Secara otomatis inflasi bisa dikendalikan,” tegas Eri. (Ade)

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.