Kamis, 23 Jul 2026 02:45 WIB

Begini Langkah Pemkot Surabaya Mengatasi Banjir di Kawasan Mayjen Sungkono

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Agu 2020 21:41 WIB
Sungai yang berada di kawasan Jalan Mayjen Sungkono
Sungai yang berada di kawasan Jalan Mayjen Sungkono

Surabaya (selalu.id) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beserta jajarannya terus berupaya mengatasi genangan di kawasan Mayjen Sungkono. Sebelumnya, beberapa saluran sudah diperlebar dan box culvert dipasang di kawasan tersebut.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Namun, karena kemarin malam masih ada genangan di kawasan Mayjen Sungkono, maka Wali Kota Risma memikirkan cara lain untuk terus mengatasi genangan di kawasan tersebut. Ia pun meninjau beberapa saluran di kawasan itu. Bahkan, ia juga meninjau bozem existing di Bintang Diponggo untuk dimaksimalkan dalam mengatasi genangan di Mayjen Sungkono.

Awalnya, ia meninjau brandgang Mayjen Sungkono dilanjutkan ke sisi timur Taman Makam Pahlawan. Di tempat tersebut, ia meminta jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk melakukan pengerukan dan membuat semacam tampungan atau bozem. 

"Nanti di sini dijebol aja supaya lebih rendah," kata Wali Kota Risma memberikan arahannya.

Selanjutnya, ia menuju sisi barat Taman Makam Pahlawan. Ia pun menunjukkan lokasi kosong yang bisa dibuat tampungan atau bozem demi mengatasi genangan.

"Nanti di sini bisa digali juga untuk membuat tampungan itu," ujarnya.

Kemudian ia meninjau Jalan Pakis Tirtosari yang posisinya lebih tinggi dibanding Jalan Mayjen Sungkono. Di tempat tersebut, ia meminta jajarannya untuk membuat saluran bawah tanah yang dapat menahan air, sehingga air tersebut tidak turun ke kawasan Mayjen Sungkono.

"Jadi, teorinya air jangan diturunkan ke bawah, tapi di tahan di sini. Nanti dibuat saluran bawah tanah aja, intinya nanti air tidak turun ke bawah," tegasnya.

Setelah itu, ia bergeser ke utara ke Jalan Bintang Diponggo. Di tempat tersebut, ia meminta memperlebar bozem existing dan dimaksimalkan supaya air tidak turun ke kawasan Mayjen Sungkono.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan berdasarkan arahan Wali Kota Risma, nanti pihaknya akan membuat tampungan atau bozem di Taman Makam Pahlawan, tepatnya di sisi barat dan sisi timur.

"Jadi, nanti kami akan membuat tampungan atau bozem di Taman Makam Pahlawan sisi timur dan sisi barat yang terkoneksi dengan saluran pedestrian, sehingga nantinya air tidak langsung turun ke Mayjen Sungkono," kata Erna.

Selain itu, Erna memastikan bahwa nantinya di kawasan Bintang Diponggo bozem existing akan lebih dimaksimalkan, karena nanti di situ akan ada pengerukan dan pelebaran bozem. Bahkan, nantinya beberapa pohon besar di kawasan tersebut akan dipindahkan.

"Jadi, bozem-bozem existing di kawasan Bintang Diponggo akan keruk dan diperlebar. Bahkan, nanti kami akan membuat crosing-crosing yang tersambung dengan bozem existing," imbuhnya.

Setelah dari kawasan Mayjen Sungkono, Wali Kota Risma beserta jajarannya meninjau saluran Kalibokor yang saat ini terus dilakukan pengerukan. Ia juga sempat memberikan arahan terkait dengan beberapa lokasi yang harus dikeruk maksimal supaya aliran airnya lancar. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.