Kamis, 23 Jul 2026 05:58 WIB

Pemkot Surabaya Larang Pelajar Rayakan Valentine di Sekolah, Ini Sanksinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 12:12 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) pelarangan merayakan hari kasih sayang atau Velentine bagi pelajar di lingkungan sekoalah.

"Sehubungan dengan Hari Kasih Sayang (Valentine Day) tanggal 14 Februari 2023, dimohon untuk seluruh Kepala Sekolah/Lembaga di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, mengimbau peserta didik untuk tidak mengikuti dan merayakan hari kasih sayang, Valentine Day di lingkungan sekolah," isi seruan Kepala Dispendik, Yusuf Masruf, dalam isi SE tersebut.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa hari kasih sayang bukan di hari Velentine saja. Menurutnya, setiap hari manusia memiliki rasa kasih sayang. Bukan hanya setiap tanggal 14 Februari saja.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

"Memang merubah mindset itu agak berat. Karena anak-anak didik kita itu diajari orang tuanya sendiri soal besok valentin day, padahal ortu lupa hari kasih sayang itu harusnya tiap hari,"kata Eri, Selasa (14/2/2023).

Terkait sanksi jika ditemukan pelajar merayakan Velentine, Eri menyampaikan hanya mengingatkan untuk pelajar dan diberikan pembinaan. Tetapi, ketika pelajar melakukan hal kriminal pihaknya menegaskan untuk memberi sanksi dengan mengikuti jalur hukum.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Kalau kriminal hukumnya tidak ada kata pengampunan. Ikutilah jalur hukumnya, karena sudah kriminal. Tapi kalau kenakalan remaja yang biasa dan tidak melukai orang lain maka bagaimana ortu dan kita sama- sama untuk menyadarkan mereka. Yang salah siapa? ya orang tuanya, ya pemerintahnya, semuanya. Karena tidak mengajarkan akhlak yang bagus pada anak-anaknya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.