Senin, 02 Feb 2026 21:45 WIB

Pemkot Surabaya Larang Pelajar Rayakan Valentine di Sekolah, Ini Sanksinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 12:12 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) pelarangan merayakan hari kasih sayang atau Velentine bagi pelajar di lingkungan sekoalah.

"Sehubungan dengan Hari Kasih Sayang (Valentine Day) tanggal 14 Februari 2023, dimohon untuk seluruh Kepala Sekolah/Lembaga di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, mengimbau peserta didik untuk tidak mengikuti dan merayakan hari kasih sayang, Valentine Day di lingkungan sekolah," isi seruan Kepala Dispendik, Yusuf Masruf, dalam isi SE tersebut.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa hari kasih sayang bukan di hari Velentine saja. Menurutnya, setiap hari manusia memiliki rasa kasih sayang. Bukan hanya setiap tanggal 14 Februari saja.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Memang merubah mindset itu agak berat. Karena anak-anak didik kita itu diajari orang tuanya sendiri soal besok valentin day, padahal ortu lupa hari kasih sayang itu harusnya tiap hari,"kata Eri, Selasa (14/2/2023).

Terkait sanksi jika ditemukan pelajar merayakan Velentine, Eri menyampaikan hanya mengingatkan untuk pelajar dan diberikan pembinaan. Tetapi, ketika pelajar melakukan hal kriminal pihaknya menegaskan untuk memberi sanksi dengan mengikuti jalur hukum.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Kalau kriminal hukumnya tidak ada kata pengampunan. Ikutilah jalur hukumnya, karena sudah kriminal. Tapi kalau kenakalan remaja yang biasa dan tidak melukai orang lain maka bagaimana ortu dan kita sama- sama untuk menyadarkan mereka. Yang salah siapa? ya orang tuanya, ya pemerintahnya, semuanya. Karena tidak mengajarkan akhlak yang bagus pada anak-anaknya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.