Selasa, 20 Okt 2026 08:39 WIB

Catat! Tilang Manual Akan Diberlakukan Mulai Besok di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 06 Feb 2023 16:33 WIB
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Moch Nur Asiz
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Moch Nur Asiz

selalu.id - Tilang manual di Surabaya akan kembali diterapkan bersaman dengan Operasi Keselamatan Semeru 2023, mulai Selasa (7/3/2023) besok.

Operasi Keselamatan Semeru 2023 dan tilang manual tersebut akan digelar mulai tanggal 7 hingga 20 Februari mendatang. Polrestabes Surabaya menggerakkan sebanyak 624 personel.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Ketambahan dari KP3 juga mungkin lebih (personelnya) ada sekitar 1000 untuk kegiatan operasi keselamatan,"kata Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Moch Nur Asiz, Senin (7/2/2023).

Aziz mengatakan, kegiatan operasi ini akan lebih banyak melakukan imbauan, kemudian tindakan preventif, 40 preemtif serta tindakan hukum.

"Ada tilang manual, ada ETLE, ada teguran. Knalpot brong, tidak pakai helem kita amankan," ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arief Fazlurrahman mengatakan, penerapan tilang manual dilaksanakan kembali karena turunnya kepatuhan berlalu lintas dan Disiplin lalu lintas. Hal ini berdampak pada angka kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Bulan Januari 2022 kita bandingkan dengan Januari 2023, angka kecelakaan meningkat secara kuantitas, begitu juga fatalitas. Bulan Januari 2023 lalu, korban meninggal 19 orang, pada Januari 2022 hanya 15 orang," tutur dia.

Dalam Operasi Semeru 2023 ini, pihaknya juga tetap menerapkan penindakan dengan ETLE. Namun, jika satu area operasi tidak dilengkapi ETLE, pihaknya akan melakukan tilang manual.

"Khususnya penindakan keselamatan, dengan ETLE yang kita miliki ada 59 ETLE statis, ditambah 5 ETLE mobile dan satu mobil Incar kita optimalkan, kemudian teguran baik tertulis maupun lisan, namun apabila kita temui pelanggan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, kemudian di lokasi tersebut tidak terdapat ETLE, maka tidak menutup kemungkinan kita lakukan tilang manual," jelas dia.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Penindakan tilang manual dikhususkan bagi kendaraan yang tidak TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Kendaraan tersebut merupakan indikasi awal kendaraan tidak ingin diidentifikasi oleh ETLE.

"Terlebih kendaraan tersebut adalah kendaraan pelaku kejahatan atau hasil kejahatan, oleh karena itu kita tindak tegas," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.