Jumat, 05 Jun 2026 04:19 WIB

Rangkaian HUT Emas, PDIP Surabaya Gelar Tanam Pohon dan Bersih-bersih DAS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 28 Jan 2023 13:48 WIB
Ketua PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono (tengah) bersama kader saat aksi tanam pohon rangkaian HUT Emas PDIP
Ketua PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono (tengah) bersama kader saat aksi tanam pohon rangkaian HUT Emas PDIP

selalu.id - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggelar kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih daerah aliran sungai. Kali ini, kegiatan difokuskan di sepanjang sungai kawasan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal.

Aksi nyata merawat lingkungan ini digelar sebagai rangkaian kegiatan HUT PDIP ke-50, sekaligus memperingati hari lahir Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. PDIP berulang tahun “emas” pada 10 Januari 2023. Adapun Megawati bertambah usia, 23 Januari 2023.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Arahan Ibu Megawati sangat jelas, seluruh kader PDI Perjuangan harus terus merawat lingkungan, terus menanam pohon, terus menjaga kebersihan sungai," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, seusai penghijauan dan bersih-bersih aliran sungai, Sabtu (28/1/2023).

Adi memaparkan, pohon berperan besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Pohon mampu memproduksi oksigen, menyimpan karbon, dan bahkan menghasilkan buah maupun bahan obat yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pohon juga menjadi tempat berlindung dan rumah dari berbagai spesies binatang.

"Pohon menjadi sumber daya penting bagi kehidupan dan peradaban. Menanam pohon dan melakukan penghijauan adalah merawat kehidupan. Itulah mengapa, dengan kesadaran politik hijau yang sangat kuat, Ibu Megawati tak pernah berhenti menginstruksikan kepada seluruh kader untuk bergerak konkrit dalam merawat bumi kita bersama," ujar Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Dari sisi kebijakan publik, lanjut Adi, kepemimpinan PDIP di Surabaya selalu menempatkan program pro lingkungan sebagai perhatian utama. Sejak era Wali Kota Bambang DH, Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, dan kini Eri Cahyadi-Armudji, kebijakan yang diterapkan adalah cerminan dari politik hijau yang merawat Bumi.

"Kita melihat Surabaya terus tumbuh menjadi kota yang hijau dan berkelanjutan," ujar Adi yang juga ketua DPRD Surabaya.

Program penghijauan dan bersih sungai yang digelar PDIP Surabaya berlangsung gayeng dan meriah. Tidak hanya kader PDIP, warga kawasan Simomulyo sebagai lokasi kegiatan juga menyambut antusias kegiatan tersebut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Bahkan, warga setempat bergotong royong menyiapkan tiga tumpeng dan bibit pohon untuk kegiatan itu. Diserahkan oleh 3 ketua RW kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, sekretaris dan bendahara.

"Terima kasih Pak RW dan warga atas perhatian kepada PDI Perjuangan. Tumpeng adalah simbol kerukunan dan kekuatan gotong royong dengan rakyat," kata Taru Sasmito, Bendahara PDIP Surabaya.

Juga diberikan bibit-bibit tanaman pangan kepada warga masyarakat, yaitu terong, sawi dan lombok.

"Semoga kampungnya makmur gemah ripah loh jinawi," kata Baktiono, sekretaris PDIP Surabaya.

Sebelumnya, dilakukan senam SICITA (senam Indonesia cinta tanah air) oleh kader-kader banteng bersama ibu-ibu kader kesehatan dan PKK kampung. Dibimbing dua instruktur gerakan senam yang didesain khusus oleh PDIP.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kita senam SICITA, badan berkeringat dan sehat. Gembira dan penuh semangat. Sembari mencintai tanah air kita, Indonesia. Kader-kader banteng semakin menyatu dengan rakyat," ujar Dyah Katarina, legislator PDIP di DPRD Kota Surabaya.

Ketua PAC PDIP Sukomanunggal, Triyarso, menjelaskan program politik hijau ini adalah salah satu rangkaian dalam menyambut ulang tahun PDIP dan Megawati Soekarnoputri.

Sebelumnya, para kader PDIP di 31 kecamatan se-Surabaya juga membuka dapur umum untuk memproduksi makanan bergizi bagi ibu hamil dan balita guna mencegah stunting.

"Seluruh kader bergerak, turun ke kampung. Membantu ibu hamil, balita stunting, menanam pohon, membersihkan saluran air, membantu berbagai masalah sosial warga. Kita semua kompak, menyambut kemenangan tiga kali berturut-turut pada Pemilu 2024," kata Triyarso, selaku tuan rumah. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.