Sabtu, 05 Sep 2026 20:05 WIB

Mudahkan Pelayanan Pelanggan, PDAM Surabaya Luncurkan Aplikasi CIS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Des 2022 18:26 WIB
Aplikasi PDAM Surya Sembada
Aplikasi PDAM Surya Sembada

selalu.id - PDAM Surya Sembada Surabaya meluncurkan aplikasi Customer Information Sytem (CIS) guna mempermudah informasi masyarakat dalam meningkatkan kebutuhan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Arief Wisnu Cahyono mengatakan bahwa aplikasi tersebut merupakan pengembangan dari aplikasi PDAM sebelumnya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Jadi aplikasi ini sudah kita develop lama sudah, tapi ini versi kedua versi yang terbaru. Dimana versi ini banyak kelebihan atau kemudahan yang didapatkan oleh pelanggan,"kata Arief Wisnu Cahyono, Usai peluncuran CIS di Kantor PDAM, Jalan Prof Dr Moestopo, Jumat (23/12/20222).

Dengan aplikasi CIS itu, Arief menyampaikan, dapat memudahkan masyarakat atau pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi dan jarang di rumah bisa mengakses atau mengurus dimana saja dan kapanpun. Ia juga menyebut, tujuan tersebut juga untuk upaya PDAM untuk semakin dekat dengan pelanggan.

"Pelanggan tidak perlu keluar dari aplikasi dan bisa melakukan pembayaran (non tunai). Bisa menggunakan Qris, virtual account. Menggunakan Qris akan lebih murah daripada menggunakan PPUP,"jelasnya.

"Oleh karena itu kami berharap seluruh pelanggan PDAM bisa mendownload aplikasi ini pelanggan bisa melakukan catat meter mandiri,"lanjutnya.

Aplikasi ini CIS, juga dapat melihat informasi pemakaian, penyampaian keluhan, pencatatan meter mandiri dan pendaftaran pasang baru. Apalagi, saat ini sudah bisa melakukan pembayaran nontunai.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Keuntungan Aplikasi ini, yakni biaya administrasi lebih murah. Pelanggan bisa menyampaikan keluhan dengan mudah. Bisa melihat trend pemakaian selama satu tahun,"ujarnya.

Kemudian, keuntungan lainnya bisa melakukan pencatatan meter secara mandiri, dam ada notifikasi tagihan setiap bulan agar tidak terlambat agar terkena denda.

Cara mendownload aplikasi ini sangat mudah. Pelanggan tinggal ketik kata kunci 'Customer Information System' di playstore pada telepon genggam dengan OS Android kemudian mengunduh aplikasinya.

Langkah selanjutnya mengisi informasi seputar data pelanggan, nama, nomor pelanggan, nomor HP. Kemudian pelanggan akan menerima SMS kode verifikasi/ OTP (One Time Password) untuk masuk/login.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Pelanggan yang mendownload aplikasi ini tidak perlu khawatir tentang keamanan datanya, karena semua data itu tersimpan di server kami sendiri, dan kami jamin aman. Apalagi kami sudah ISO 27001dan sudah kerjasama dengan BSSN juga untuk keamanan sistem," tegasnya.

Arief berharap semua pelanggan bisa mendownload aplikasi ini untuk kemudahan pelayanan PDAM.

"Hingga saat ini, aplikasi ini sudah didownload sekitar 100 ribu lebih, kami yakin akan terus bertambah seiring berjalannya waktu," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.