Selasa, 21 Jul 2026 19:32 WIB

DPR RI Yakin KAI Sukses Tangani Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 21 Des 2022 09:36 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam saat di Pasuruan
Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam saat di Pasuruan

selalu.id - Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mendukung langkah PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk memantapkan layanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023.

"KAI selama ini telah bertransformasi mewujudkan pelayanan yang lebih baik. Dan KAI punya pengalaman serta kompetensi dalam melayani momen-momen lonjakan penumpang seperti Natal dan Tahun Baru. Jadi saya yakin KAI bisa sukses layani angkutan Natal dan Tahun Baru 2023," ujar Mufti Anam kepada media, Selasa (20/12/2022).

Baca Juga: Tanggul Lumpur Lapindo Kritis, Ancam Keselamatan hingga Perekonomian

Mufti mengatakan telah mengecek sejumlah persiapan KAI menyambut Natal dan Tahun Baru. KAI sendiri menetapkan masa Natal dan Tahun Baru pada 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023. Pada periode tersebut, KAI menyiapkan tiket KA Jarak Jauh sebanyak 2.236.021 tiket. Guna mengakomodasi lonjakan penumpang pada periode Nataru ini, KAI akan mengoperasikan rata-rata 484 KA per hari. Jumlah ini termasuk 56 KA tambahan yang KAI jalankan khusus pada angkutan Nataru ini pada rute-rute favorit seperti Jakarta - Solo pp, Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Yogyakarta pp, Bandung - Surabaya pp, Yogyakarta - Surabaya pp, dan lainnya.

"Saya cek jumlah KA yang beroperasi pada angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 ini mengalami peningkatan sebesar 29% jika dibandingkan jumlah yang beroperasi pada Nataru tahun lalu yakni sebanyak 375 KA. Ini artinya sekaligus ada kabar baik bahwa sektor transportasi semakin pulih setelah dihajar pandemi dalam dua tahun terakhir," ujar mantan ketua umum HIPMI Jatim tersebut.

Untuk mendukung operasional KA-KA pada masa Nataru tersebut, berdasarkan data, KAI juga telah menyiapkan 465 unit lokomotif, 1.716 unit kereta, dan 77 unit KRD.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

"Saya yakin ini sukses ditangani ya. Karena persiapan saya lihat sudah cukup matang, mulai dari sarana dan prasarana, seperti lokomotif, kereta, fasilitas stasiun, dan jalur KA yang harus dalam kondisi andal dan siap operasi," jelas Mufti.

Mufti juga berharap KAI mengantisipasi periode Nataru yang bersamaan dengan musim hujan.

Baca Juga: Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

"Dan kita cek sudah ada upaya antisipasi yang KAI lakukan di antaranya dengan menyiagakan petugas khusus di titik-titik rawan. Petugas tersebut secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan bencana. Semoga semua lancar nantinya," ujar Mufti Anam.

Mufti Anam juga mendukung langkah KAI yang telah menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan. AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya. Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.