Dukung JFC jadi Karnaval Kelas Dunia, Komisi VII DPR RI Dorong Potensi Ekonomi Lokal Jember
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Senin, 27 Jul 2026 13:25 WIB
selalu.id - Penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) mendapat apresiasi tingkat nasional.
Kali ini, dukungan datang dari Komisi VII DPR RI yang melakukan kunjungan kerja sekaligus menyaksikan langsung kemeriahan JFC di Kabupaten Jember, Sabtu (26/7/2026).
Baca Juga: Semarak Red Carpet JFC 2026, Langkah Jember Menuju Panggung Kreatif Dunia
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, menyebut JFC sebagai salah satu contoh sukses kolaborasi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, JFC telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pergelaran busana. Festival tersebut mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM, kuliner, transportasi, hingga perhotelan melalui tingginya kunjungan wisatawan setiap tahun.
"Komisi VII DPR RI hadir untuk memberikan dukungan agar JFC terus berkembang. Kami juga ingin mendorong kementerian terkait, baik Kementerian Pariwisata maupun Kementerian Ekonomi Kreatif, agar terus memberikan perhatian sehingga JFC semakin kuat sebagai agenda wisata berskala nasional bahkan internasional," kata Saraswati.
Ia menilai JFC menjadi ruang strategis bagi para desainer dan pelaku ekonomi kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada publik.
Besarnya animo masyarakat dan wisatawan yang hadir juga menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal dalam memperkenalkan produk-produk unggulan khas Jember.
Baca Juga: JFC 2026 Dinilai jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Kreatif, Bupati Optimistis Tekan Angka Kemiskinan
Saraswati mencontohkan sejumlah komoditas yang memiliki potensi besar untuk dipromosikan melalui momentum JFC, di antaranya edamame berkualitas ekspor serta industri cerutu Jember yang telah dikenal di pasar dunia.
Ia berharap penyelenggaraan JFC pada tahun-tahun mendatang semakin inklusif dengan memberikan ruang lebih luas bagi anak-anak maupun penyandang disabilitas untuk ikut berpartisipasi, sehingga mampu sejajar dengan festival karnaval kelas dunia.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa besarnya potensi JFC harus diikuti dengan peningkatan infrastruktur penunjang, terutama akses transportasi udara menuju Kabupaten Jember.
Menurutnya, salah satu usulan yang disampaikan kepada Komisi VII DPR RI adalah peningkatan kapasitas Bandara Jember agar mampu melayani lebih banyak penerbangan dan memudahkan wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.
Baca Juga: Gus Fawait Sebut JFC Bukan Sekadar Karnaval, tetapi Investasi Masa Depan Jember
"Kami berharap ke depan Bandara Jember dapat berkembang menjadi lebih besar sehingga wisatawan lebih mudah datang langsung ke Jember, tanpa harus transit di Surabaya atau daerah lainnya. Itu menjadi salah satu harapan yang kami sampaikan kepada Komisi VII DPR RI," kata Fawait.
Ia menambahkan, peningkatan konektivitas udara diyakini akan menjadi faktor penting dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.
Dengan akses yang semakin mudah, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis JFC akan semakin kokoh sebagai ikon pariwisata sekaligus karnaval bertaraf internasional yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (ADV).
Editor : Zein Muhammad