Rabu, 22 Jul 2026 00:09 WIB

Cegah Tawuran Gengster, Pemkot Surabaya Masifkan Patroli Gabungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Des 2022 22:29 WIB
Patroli untuk cegah tawuran di Surabaya
Patroli untuk cegah tawuran di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya bersama TNI dan Kepolisian gencarkan patr Kioli di seluruh wilayah kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah tawuran antar kelompok atau gengster serta aktivitas berbahaya pada malam hari.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto menegaskan, dengan meningkatkan patroli Asuhan Rembulan guna mencegah terjadinya tawuran antar gengster ataupun balap liar di malam hari.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Setiap malam dilakukan Operasi Asuhan Rembulan dengan melibatkan TNI dan Polri," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Eddy Christijanto, Kamis (1/12/2022).

Patroli tersebut sudah dilakukan sejak 30 Desemeber 2022 kemarin. Eddy menjelaskan, patroli dilakukan dengan cara menyisir ke daerah-daerah yang berpotensi digunakan lokasi tawuran atau balap liar.

"Sudah dibuatkan perintah kepada seluruh camat mulai kemarin malam melakukan patroli Asuhan Rembulan tingkat kecamatan dengan melibatkan TNI dan Polri dengan titik-titik rawan per-kecamatan," ujar dia.

Dengan begitu, pihaknya bakal terus memasifkan operasi Asuhan Rembulan tersebut. Upaya itu dilakukan untuk memastikan kondusifitas Kota Surabaya.

Jika dalam patroli ditemukan remaja yang terindikasi, akan melakukan tawuran, kata dia, tentu saja pihaknya tak segan untuk mengamankan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Apabila ditemukan, (kita) amankan untuk mendapatkan edukasi dan pembinaan lebih lanjut dari pemkot, sekolah dan orang tua," tegasnya.

Eddy pun juga mengaku telah menerapkan sejumlah langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran antar remaja atau balap liar di Kota Surabaya.

Namun demikian, ia juga meminta keterlibatan masyarakat dan peran serta orang tua untuk memantau dan memonitor anaknya setiap malam pada pukul 21.00 WIB agar dipastikan aman di rumah.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Apabila ditemukan kerumunan anak anak muda lebih dari 5 orang dan terindikasi mengganggu Trantibum (ketentraman dan ketertiban umum), segera laporkan ke Command Center 112," pesan dia.

Tak hanya itu, Satpol PP Surabaya bakal terus menggiatkan program Sahabat Satpol Goes To School.

Program yang dilaksanakan setiap minggu ini dilakukan dengan cara berkeliling ke sekolah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar tentang ketertiban anak sekolah. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.