Senin, 19 Okt 2026 15:10 WIB

Pakar Unair Beberkan Potensi Masalah Kependudukan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Nov 2022 17:22 WIB
Ilustrasi kepadatan penduduk dunia
Ilustrasi kepadatan penduduk dunia

selalu.id - Peneliti demografi dan kependudukan asal Univeristas Airlangga (Unair), Dr Lutfi Agus Salim menyebut bahwa dunia berpotensi mengalami masalah kependudukan. Tercatat jumlah manusia saat ini mencapai 8 miliar orang.

Dr Lutfi menjelaskan, masalah kependudukan menjadi masalah yang kerap terjadi di berbagai negara, yakni seperti tidak meratanya fasilitas kesehatan, tidak meratanya proses pembangunan, dan lainnya.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Menurutnya, pembangunan Berwawasan Kependudukan Penduduk dunia yang semakin bertambah, menunjukkan bahwa betapa pentingnya masalah penduduk dalam pembangunan nasional.

"Penduduk adalah titik sentral pembangunan karena pembangunan dilakukan oleh penduduk dan juga diperuntukan bagi kesejahteraan penduduk," jelas Lutfi, melalui keterangan rilisnya, Minggu (20/11/2022).

Namun apa yang harus diperhatikan konsep tentang pembangunan yang berwawasan kependudukan. Pertama, pembangunan harus memihak kepada kepentingan dan kesejahteraan rakyat banyak.

"Pembangunan haruslah disesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk, memberikan kesempatan penduduk untuk berpartisipasi dan tidak ada diskriminasi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka," tutur Lutfi yang juga dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair.

Kedua, pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kemajuan bangsa di masa depan. Ketiga, pembangunan yang berwawasan kependudukan harus pembangunan yang berkelanjutan.

"Pembangunan yang tidak hanya dapat dinikmati saat ini tapi juga bisa dinikmati oleh anak, cucu di generasi mendatang," terangnya.

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Kemudian keempat, kebijakan pembangunan yang mengacu pada perubahan kependudukan yang ada.

Kelima, dr Lutfi menyebut kebijakan pembangunan yang bisa mengarahkan kepada tercapainya situasi kependudukan yang diharapkan.

Lebih lanjut Lutfi menjelaskan, Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2010-2035 ada lima aspek kondisi kependudukan yang diharapkan.

Lima aspek tersebut yakni, segi pengendalian penduduk, diharapkan jumlah penduduk Indonesia menjadi proporsional dengan keberadaan dan kecukupan lahan serta fasilitas pelayanan yang tersedia.

"Guna mencapai hal itu pemerintah sudah menetapkan program pengendalian kualitas penduduk melalui program Penduduk Tumbuh Seimbang," terang Lutfi.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Kemudian, segi peningkatan kualitas penduduk juga diharapkan, kondisi yang diinginkan adalah penduduk Indonesia menjadi sehat, cerdas, bertaqwa, dan mempunyai daya saing dengan bangsa lain.

Selanjutnya, segi pembangunan, diharapkan dapat terwujud keluarga yang berkualitas melalui perwujudan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Lalu, segi persebaran penduduk diharapkan terjadi persebaran yang merata sesuai dengan daya dukung alam dan lingkungan.

"Artinya kita harus dapat menata keberadaan penduduk melalui perpindahan penduduk dari Pulau Jawa, melalui pengembangan pusat pertumbuhan di luar Jawa," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Jalan Ahmad Yani, Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, serta Bundaran CITO Surabaya.

Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Jemaah yang dinyatakan tidak sehat oleh tim kesehatan tidak akan diterbangkan, dan tidak ada jalan lain untuk memaksakan keberangkatan.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Kapolda Jatim, Wakapolda, dan seluruh pejabat utama turut turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan para pengemudi ojol.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.