Jumat, 04 Sep 2026 14:01 WIB

Pakar Unair Beberkan Potensi Masalah Kependudukan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Nov 2022 17:22 WIB
Ilustrasi kepadatan penduduk dunia
Ilustrasi kepadatan penduduk dunia

selalu.id - Peneliti demografi dan kependudukan asal Univeristas Airlangga (Unair), Dr Lutfi Agus Salim menyebut bahwa dunia berpotensi mengalami masalah kependudukan. Tercatat jumlah manusia saat ini mencapai 8 miliar orang.

Dr Lutfi menjelaskan, masalah kependudukan menjadi masalah yang kerap terjadi di berbagai negara, yakni seperti tidak meratanya fasilitas kesehatan, tidak meratanya proses pembangunan, dan lainnya.

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Menurutnya, pembangunan Berwawasan Kependudukan Penduduk dunia yang semakin bertambah, menunjukkan bahwa betapa pentingnya masalah penduduk dalam pembangunan nasional.

"Penduduk adalah titik sentral pembangunan karena pembangunan dilakukan oleh penduduk dan juga diperuntukan bagi kesejahteraan penduduk," jelas Lutfi, melalui keterangan rilisnya, Minggu (20/11/2022).

Namun apa yang harus diperhatikan konsep tentang pembangunan yang berwawasan kependudukan. Pertama, pembangunan harus memihak kepada kepentingan dan kesejahteraan rakyat banyak.

"Pembangunan haruslah disesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk, memberikan kesempatan penduduk untuk berpartisipasi dan tidak ada diskriminasi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka," tutur Lutfi yang juga dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair.

Kedua, pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kemajuan bangsa di masa depan. Ketiga, pembangunan yang berwawasan kependudukan harus pembangunan yang berkelanjutan.

"Pembangunan yang tidak hanya dapat dinikmati saat ini tapi juga bisa dinikmati oleh anak, cucu di generasi mendatang," terangnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Kemudian keempat, kebijakan pembangunan yang mengacu pada perubahan kependudukan yang ada.

Kelima, dr Lutfi menyebut kebijakan pembangunan yang bisa mengarahkan kepada tercapainya situasi kependudukan yang diharapkan.

Lebih lanjut Lutfi menjelaskan, Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 2010-2035 ada lima aspek kondisi kependudukan yang diharapkan.

Lima aspek tersebut yakni, segi pengendalian penduduk, diharapkan jumlah penduduk Indonesia menjadi proporsional dengan keberadaan dan kecukupan lahan serta fasilitas pelayanan yang tersedia.

"Guna mencapai hal itu pemerintah sudah menetapkan program pengendalian kualitas penduduk melalui program Penduduk Tumbuh Seimbang," terang Lutfi.

Baca Juga: Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

Kemudian, segi peningkatan kualitas penduduk juga diharapkan, kondisi yang diinginkan adalah penduduk Indonesia menjadi sehat, cerdas, bertaqwa, dan mempunyai daya saing dengan bangsa lain.

Selanjutnya, segi pembangunan, diharapkan dapat terwujud keluarga yang berkualitas melalui perwujudan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Lalu, segi persebaran penduduk diharapkan terjadi persebaran yang merata sesuai dengan daya dukung alam dan lingkungan.

"Artinya kita harus dapat menata keberadaan penduduk melalui perpindahan penduduk dari Pulau Jawa, melalui pengembangan pusat pertumbuhan di luar Jawa," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.