Kamis, 03 Sep 2026 13:03 WIB

Sering Overthinking Jelang UTBK? Dekan Fakultas Psikologi Unair Bagikan Cara Ampuh Mengatasinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Apr 2026 11:43 WIB
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Dewi Retno Suminar. (Dok.istimewa). 
Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Dewi Retno Suminar. (Dok.istimewa). 

selalu.id - Menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 pada 21–30 April, kesiapan mental siswa kerap jadi hal krusial di masa-masa itu. 

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Dewi Retno Suminar, menekankan pentingnya ketenangan dan kepercayaan diri sebagai kunci menghadapi ujian.

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Menurutnya, indikator utama kesiapan psikologis siswa dapat dilihat dari kemampuan mengelola pikiran dan tidak terjebak overthinking. Pikiran seperti merasa belum menguasai materi tertentu justru menjadi tanda ketidaksiapan mental.

“Pikiran seperti ‘saya belum belajar ini itu’ atau merasa belum hafal menjadi indikator bahwa mental belum siap menghadapi ujian,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan self talking atau afirmasi positif terhadap diri sendiri. Cara ini dinilai efektif untuk meningkatkan keyakinan siswa terhadap kemampuan yang telah dipelajari.

“Yakinkan diri bahwa materi sudah dipelajari dan tinggal mengingat kembali. Sugesti positif ini penting agar siswa lebih percaya diri,” jelasnya.

Baca Juga: Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

Selain itu, dukungan dari lingkungan, terutama orang tua, juga berperan besar dalam menjaga kondisi psikologis siswa. Ia mengingatkan agar orang tua menghindari kalimat negatif yang justru memicu kecemasan.

“Ucapan yang mengingatkan kelemahan anak sebaiknya dihindari. Dukungan positif akan membuat anak lebih tenang dan percaya diri,” tambahnya.

Dalam menjaga motivasi, siswa juga diminta untuk melakukan evaluasi secara jujur terhadap hasil latihan. Jika hasil belum memuaskan, siswa dapat mengidentifikasi kelemahan dan mencari solusi yang tepat, seperti membaca soal lebih teliti atau memeriksa ulang jawaban.

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Di sisi lain, menjaga kondisi fisik juga tidak kalah penting. Ia mengingatkan siswa untuk tetap memperhatikan pola makan, konsumsi vitamin, serta istirahat yang cukup di tengah intensitas belajar yang tinggi.

“Seringkali siswa terlalu fokus belajar hingga melupakan kondisi fisik. Padahal kesehatan tubuh sangat berpengaruh pada performa saat ujian,” tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.