Jumat, 05 Jun 2026 12:54 WIB

BFI Bikin Program Pembiayaan yang Memanjakan Perempuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Nov 2022 19:07 WIB
Acara BFI di Surabaya
Acara BFI di Surabaya

selalu.id - Pilar perekonomian Indonesia ditopang oleh sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar hampir 97 persen dari total lapangan usaha yang diciptakan. Sektor UMKM ini didominasi oleh pelaku usaha perempuan.

Fenomena ini begitu menarik perhatian bahwa perempuan berkontribusi besar dalam menggerakkan roda perekonomian negara. BFI Finance sebagai sebuah perusahaan pembiayaan merasa perlu untuk mengambil bagian dan menjadi mitra yang startegi bagi perempuan untuk mengembangkan modal usahanya, serta upaya-upaya lain dari perempuan untuk menjadi mandiri secara ekonomi dan bermartabat melalui Program BFI Srikandi.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Dalam pelaksanaan program BFI Srikandi, kami juga selalu mengusung tema-tema yang dekat dengan permasalahan perempuan dan ruang lingkupnya," Area Manager Business BFI Finance Surabaya, Bambang Hartoyo.

BFI Srikandi akan mengusung tema “Sehat itu Cantik”. Dalam program ini nantinya akan diperkenalkan oleh banyak hal dan aspek dalam waktu yang bersamaan. Mulai dari urusan kesehatan, kecantikan dan bagi-bagi sembako hingga cerita-cerita inspiratif yang selalu terselip di ruang domestik Perempuan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 05 November 2022 di Kantor Kelurahan Rungkut Kidul.

"Program khusus pembiayaan untuk Perempuan beserta aktivasi ini tidak hanya berhenti kita selengarakan di Surabaya saja. Tetapi kita sedang mempersiapkan penyelengaraan program ini, baik layanan keuangan maupun program wacana perempuan di seluruh Indonesia. Khususnya Wilayah yang memang angka konsumen perempuan kita cukup tinggi seperti di Kota Medan, Sidoarjo dan kota-kota lainnya," imbuhnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

BFI Srikandi merupakan program yang telah launching pada tahun 2019 silam di Surabaya. Kini hadir kembali dengan memberikan program dan pelayanan keuangan. Tujuannya supaya kaum perempuan dapat memiliki akses serta ruang akselerasi yang luas untuk mengembangkan potensinya di dunia usaha. Dimana hari ini banyak usaha UMKM yang diinisiasi oleh masyarakat agar terus tumbuh dan semakin banyak jenis serta pilihan usaha mulai makanan dan minuman hingga produk inovasi lainnya.

"Untuk mendukung hal tersebut, BFI Srikandi hadir dalam layanan pembiayaan produk motor, sebagai wadah bagi para perempuan untuk saling berbagi pengalaman, menambah pengetahuan finansial, serta memberikan pengaruh positif satu sama lain untuk maju Skema pembiayaan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik terhadap pertumbuhan UMKM," tutup Product Manager BFI Finance Surabaya, Yuniar Pungki Arisandi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.