Jumat, 04 Sep 2026 15:09 WIB

You'll Never Walk Alone Bu Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jul 2020 10:13 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat di Balai Kota
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat di Balai Kota

Surabaya (selalu.id) - Istilah suporter bola Inggris, Liverpool, 'You'll Never Walk Alone' yang berarti setia mendampingi mungkin cocok diterapkan di Surabaya. Dalam hal ini masyarakat diharapkan memberi dukungan kepada Wali Kota Risma dan pemkot dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19. 

"Bu Risma tidak sendirian menghadapi situasi sulit ini. Seluruh elemen masyarakat harus memperkuat kerja gotong-royong untuk mengatasi pendemi COVID-19," tutur Wakil Ketua Komis B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, Jumat (10/7/2020). 

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Anas Karno menyampaikan, langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan operasi besar-besaran untuk penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan perlu mendapatkan dukungan dari semua lini.

"Disiplin memakai masker, menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, dan penyediaan fasilitas cuci tangan dengan sabun dalam air mengalir harus selalu digencarkan kepada masyarakat," katanya. 

Untuk memutuskan mata rantai COVID-19, lanjut Anas Karno, harus dimulai dari hulu dengan mematuhi protokol kesehatan. 

"Masyarakat harus terus disadarkan bahwa COVID-19 berbahaya, belum ditemukan obat penangkal, serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara," ucapnya. 

Untuk memotong penyebaran Covid-19, harus dimulai dari hulu. Dengan mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat harus terus disadarkan, bahwa Covid-19 berbahaya. Belum ditemukan obat penangkal. Serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara.

Anas Karno juga menggunakan, operasi berskala besar yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya dengan menggerakkan jajaran Satpol PP, Linmas, TNI-Polri, serta perangkat kerja kelurahan dan kecamatan perlu menyasar unit-unit ekonomi seperti pusat-pusat perdagangan, pasar-pasar tradisional, pertokoan, rumah makan, restoran, kafe dan warung-warung kopi. 

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Selama ini, keluhan banyak dialamatkan pada unit-unit ekonomi, dimana terjadi warga cangkruk dan tidak pakai masker," ujarnya. 

Anas Karno mengatakan, Pemkot Surabaya juga harus menunjukkan pesan yang sangat jelas dan tegas, bahwa bisa menghandle situasi di Kota Surabaya, di tengah tingginya angka COVID-19. 

"Berikan sanksi yang tegas pada para pelanggar protokol kesehatan, dengan memberikan hukuman sosial, agar menimbulkan efek jera bagi masyarakat," tuturnya. 

Selain itu, lanjut Anas Karno, untuk menimbulkan efek jera, ada baiknya Pemkot Surabaya juga perlu mengekspose melalui media massa dan media sosial mengenai pemberian sanksi sosial bagi para pelanggar protokol kesehatan. 

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Dinas Kominfo dan Humas Pemkot harus bekerja keras untuk memenangkan 'perang udara' ini," katanya. 

Menurutnya, aparatur Pemkot Surabaya harus melakukan patroli rutin, siang dan malam, Keluar masuk kampung, untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. 

"Bu Risma telah memberikan teladan kepemimpinan dengan hadir di lapangan, bagi-bagi masker, menggalakkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Begitulah seharusnya pemimpin, yang mampu menggerakkkan dan menghandle keadaan," ucapnya. 

"Seluruh aparatur Pemkot Surabaya dan seluruh lapisan masyarakat harus memberikan dukungan agar kita mampu mengatasi krisis pandemi COVID-19," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.