Minggu, 19 Jul 2026 18:47 WIB

You'll Never Walk Alone Bu Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jul 2020 10:13 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat di Balai Kota
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat di Balai Kota

Surabaya (selalu.id) - Istilah suporter bola Inggris, Liverpool, 'You'll Never Walk Alone' yang berarti setia mendampingi mungkin cocok diterapkan di Surabaya. Dalam hal ini masyarakat diharapkan memberi dukungan kepada Wali Kota Risma dan pemkot dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19. 

"Bu Risma tidak sendirian menghadapi situasi sulit ini. Seluruh elemen masyarakat harus memperkuat kerja gotong-royong untuk mengatasi pendemi COVID-19," tutur Wakil Ketua Komis B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, Jumat (10/7/2020). 

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Anas Karno menyampaikan, langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan operasi besar-besaran untuk penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan perlu mendapatkan dukungan dari semua lini.

"Disiplin memakai masker, menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, dan penyediaan fasilitas cuci tangan dengan sabun dalam air mengalir harus selalu digencarkan kepada masyarakat," katanya. 

Untuk memutuskan mata rantai COVID-19, lanjut Anas Karno, harus dimulai dari hulu dengan mematuhi protokol kesehatan. 

"Masyarakat harus terus disadarkan bahwa COVID-19 berbahaya, belum ditemukan obat penangkal, serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara," ucapnya. 

Untuk memotong penyebaran Covid-19, harus dimulai dari hulu. Dengan mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat harus terus disadarkan, bahwa Covid-19 berbahaya. Belum ditemukan obat penangkal. Serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara.

Anas Karno juga menggunakan, operasi berskala besar yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya dengan menggerakkan jajaran Satpol PP, Linmas, TNI-Polri, serta perangkat kerja kelurahan dan kecamatan perlu menyasar unit-unit ekonomi seperti pusat-pusat perdagangan, pasar-pasar tradisional, pertokoan, rumah makan, restoran, kafe dan warung-warung kopi. 

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

"Selama ini, keluhan banyak dialamatkan pada unit-unit ekonomi, dimana terjadi warga cangkruk dan tidak pakai masker," ujarnya. 

Anas Karno mengatakan, Pemkot Surabaya juga harus menunjukkan pesan yang sangat jelas dan tegas, bahwa bisa menghandle situasi di Kota Surabaya, di tengah tingginya angka COVID-19. 

"Berikan sanksi yang tegas pada para pelanggar protokol kesehatan, dengan memberikan hukuman sosial, agar menimbulkan efek jera bagi masyarakat," tuturnya. 

Selain itu, lanjut Anas Karno, untuk menimbulkan efek jera, ada baiknya Pemkot Surabaya juga perlu mengekspose melalui media massa dan media sosial mengenai pemberian sanksi sosial bagi para pelanggar protokol kesehatan. 

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Dinas Kominfo dan Humas Pemkot harus bekerja keras untuk memenangkan 'perang udara' ini," katanya. 

Menurutnya, aparatur Pemkot Surabaya harus melakukan patroli rutin, siang dan malam, Keluar masuk kampung, untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan. 

"Bu Risma telah memberikan teladan kepemimpinan dengan hadir di lapangan, bagi-bagi masker, menggalakkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Begitulah seharusnya pemimpin, yang mampu menggerakkkan dan menghandle keadaan," ucapnya. 

"Seluruh aparatur Pemkot Surabaya dan seluruh lapisan masyarakat harus memberikan dukungan agar kita mampu mengatasi krisis pandemi COVID-19," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.