Rabu, 22 Jul 2026 00:08 WIB

Tiga Pengurus NasDem Malang Dikabarkan Jadi Korban Kerusuhan di Kanjuruhan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Okt 2022 18:48 WIB
Ketua DPW Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi
Ketua DPW Nasdem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi

selalu.id - Sebanyak 6 orang pengurus DPD NasDem Malang dikabarkan hilang, 3 diantaranya sudah ditemukan dan menjadi korban tewas tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi yang mengaku mendapat kabar 6 pengurus DPD Nasdem itu hilang

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"Saya memproleh perintah dan saya mementau terus ada 6 yang hilang, artinya tidak pulang kerumah dan 3 sudah diantar kerumah dan almarhum,"kata Jes panggilan akrabnya, kepada selalu.id, Minggu (10/9/2022)

Jes menyampaikan, saat ini 3 orang yang dicari tersebut, satu diantaranya sudah ditemukan dan telah pulang ke rumah.

"Yang satu sudah pulang alhamdulilah kondisinya baik dan dua saat ini sudah masih dicari,"ujarnya.

Saat ini, lanjut Jes, pihaknya akan langsung berangkat ke Malang untuk mendiklanjuti pengurus NasDem yang hilang tersebut.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

"Sekarang saya sudah mengikuti (update pengurus Nasdem) Saya akan lanjut ke malang. Nanti (bantuan dari NasDem) saya harus ketahui dulu persoalan lebih baik,"jelasnya.

Sebagai promotor yang pernah mendirikan Liga Indonesia Pertama kali tahun 1993 lalu itu, Jes mengungkapkan, dari kejadian tragedi dalam dunia sepakbola, tentunya harus wake up ball.

"Dipersatukan antara perserikatan dan galatama. Itulah yang melahirkan liga indonesia. Dan saya menjadi promotor liga pertama sampai dengan liga indonesia ketiga. Kami mempunyai cita-cita bagaimana melalui olahraga kita bisa bicara ke dunia,"ujarnya

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Menurutnya, tragedi Kanjuruhan tersebut merupakan puncak gunung es yang tidak bisa diuraikan begituaaja. Namun, harus suatu kajian.

"Terutama itu tadi rembuk semua pemangku kepentingan. Suporter sekarang sudah banyak terorganisir, pelaku klub, penyelenggara dan pihak-pihak dan keamanan dan semua berkepentingan stadion,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.