Selasa, 20 Okt 2026 23:01 WIB

IKA Unair Ajari Pertolongan Pertama untuk Orang yang Henti Jantung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 00:58 WIB
Pelatihan pertolongan pertama untuk orang henti jantung
Pelatihan pertolongan pertama untuk orang henti jantung

selalu.id - Penyakit jantung atau kardiovaskular masih menjadi ancaman dan menjadi penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia yang mengakibatkan 18,7 juta kematian per tahun. Satu dari 1000 orang berisiko mengalami serangan jantung dan sekitar 11 persen penderita berisiko meninggal.

Data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyebutkan bahwa setidaknya 15 dari 1000 orang individu di Indonesia menderita penyakit jantung atau kardiovaskular. Tidak hanya menyerang orang lanjut usia, penyakit kardiovaskular juga sering menyerang kelompok usia produktif, sehingga mortalitasnya menyebabkan beban ekonomi dan sosial terhadap masyarakat.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Penyakit jantung memiliki banyak penyebab mulai dari kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi dan obesitas, hingga polusi udara.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, Yayasan Jantung Indonesia bersama dengan Departemen/KSM Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK Unair-RSU dr Soetomo dan PERKI Cabang Surabaya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Ikatan Dokter Indonesia dan IKA Unair mengadakan acara World Heart Day/Indonesia Heart Bike 2022 yang diketuai oleh dr Agus Subagjo SpJP (K).

Peringatan di Gedung Negara Grahadi Surabaya tersebut sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran akan hidup sehat dan pengetahuan akan kesehatan jantung.

Menurut Ketua Panitia Acara dr Agus Subagjo SpJP (K), untuk penderita penyakit jantung di Jatim sendiri terus meningkat. Sebab, melihat tren kebiasaan hidup manusia, milenial yang berisiko besar terkena penyakit jantung. Usianya yang banyak mengidap penyakit jantung saat ini usia produktif.

"Kalau dulu orang olahraga aktivitas fisik, sekarang pemuda-pemudi hanya duduk, main game, internetan, pesan makanan siap saji, ini kegiatan fisik membahayakan ke depan. Saya kira ke depan sangat sulit untuk menurunkan penyakit jantung koroner. Sekarang trennya lebih muda, 35 tahun serangan jantung banyak, usia produktif," ujarnya.

dr Agus menyebut, faktor risiko paling berat terkena penyakit jantung ada beberapa. Seperti diabetes, hipertensi, rokok hingga kolesterol tinggi.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, karena kunci sehat jantung adalah sehat.

"Menjaga gizi seimbang, jangan merokok, hindari atau kelola stres, teratur berolahraga, awasi tekanan darah. Hati-hati dengan tekanan darah tinggi, maka harus melakukan pemeriksaan secara berkala," pesannya.

dr Agus juga menekankan, pertolongan pertama ketika terdapat orang henti jantung bukanlah memberikan minyak angin. Oleh karena itu, pihaknya juga memberikan edukasi pertolongan pertama henti jantung di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Pertolongan kalau orang jantungnya henti mendadak, jangan hanya dikasih minyak angin, nanti tidak tertolong. Makanya kita latih bagaimana melakukan kompresi mendadak atau pijat jantung dari luar," urainya.

Prof. Dr. dr. Yudi Her Oktaviono, Sp.JP(K) selaku Kepala Departemen Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga-RSU dr Soetomo Surabaya menyampaikan, diperingatinya Hari Jantung Sedunia merupakan salah satu bentuk dan cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah.

"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah pola hidup, sehingga angka penyakit jantung menurun. Saya berharap kegiatan ini dapat kami adakan secara berkesinambungan ke depannya," kata Yudi.

Adapun tema Hari Jantung Sedunia 2022 adalah 'Use heart for every heart'. 'Use heart' yang berarti mengunakan jantung untuk berpikir, membuat keputusan yang tepat, bertindak dengan berani, membantu orang lain, dan terlibat dengan tujuan penting ini.

Wakil Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia, Novi Ariwibowo menambahkan, dalam peringatan Hari Jantung Sedunia di bulan September tiap tahunnya, Yayasan Jantung Indonesia Pusat tahun ini mengadakan kegiatan dengan tajuk Indonesia Heart Bike 2022.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Jika dua tahun lalu kami mengadakannya secara virtual, tahun ini kami adakan secara hybrid dengan kick-off di delapan kota di Indonesia. Yaitu, Surabaya, Bandung, Denpasar, Malang, Makasar, Semarang, Medan, dan Jakarta," ujarnya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa Hari Jantung Sedunia adalah cara paling ideal untuk menyoroti tentang masalah penyakit jantung dengan berpikir secara global dan bertindak secara lokal.

"Semua orang mulai dari pembuat kebijakan dan profesional kesehatan hingga seluruh lapisan masyarakat diundang untuk terlibat. Jadi, rayakan Hari Jantung Sedunia dengan rutin melakukan skrining kesehatan jantung dan mengubah pola hidup kita menjadi lebih sehat," tukasnya.

Selain gowes dan senam jantung, juga diadakan dan skrining kesehatan jantung oleh FK Unair serta pemeriksaan laboratorium gratis oleh Laboratorium Mitra Utama Jombang. Selain itu, terdapat pelatihan bantuan hidup dasar yang dipandu oleh dokter-dokter spesialis jantung dari PERKI dan pembuluh darah kepada sekitar 200 orang peserta.

Peserta membentuk formasi hati (heart) dan juga angka 77 sebagai kado spesial bagi Hari Jadi ke-77 Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m