Rabu, 22 Jul 2026 00:07 WIB

Usia Penderita HIV/AIDS di Surabaya Bergeser, Kelompok ini yang Paling Banyak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Sep 2022 17:26 WIB
Ilustrasi HIV/AIDS
Ilustrasi HIV/AIDS

selalu.id - Kasus human immunodeficiency virus (HIV) mengalami peningkatan di Surabaya, dengan usia yang paling rentan di kelompok pekerja.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mengatakan, sebelumnya tahun 2021 rentan usia terkena HIV berada di usia Mahasiswa. Sedangkan, tahun ini bergeser di usia para pekerja.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Rentang usia 29 tahun sampai 40 tahun. jadi para karyawan,"kata Nanik, Kamis (15/9/2022).

Nanik menjelaskan, saat ini kasus HIV di Surabaya naik mencapai 334 kasus yang didominasi para usia pekerja.

"Total sebanyak 1.026 HIV tersebar di wilayah Surabaya,"ujarnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Untuk mencegah penyebaran HIV, Nanik menerangkan, pihaknya telah mendapatkan bantuan obat Antiretroviral ARV dari pemerintah pusat atau Kementerian Kesehatan RI.

Obat tersebut didistribusikan ke 13 puskesmas dan 10 rumah sakit yang ada di Surabaya. Tetapi, tetapi ia menyabut tidak semua puskesmas mendapatkannya.

"Hanya puskesmas tertentu yang kita tunjuk untuk terapi pasien HIV/AIDS," jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Meski begitu, Nanik berupaya melakukan sejumlah langkah, seperti meningkatkan pelayanan kesehatan yang tak hanya pembangunan fisik ditingkatkan.

"Persoalan kesehatan penyelesaiannya tidak bisa kami sendiri, melainkan dengan menggandeng pihak-pihak terkait," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.