Sabtu, 06 Jun 2026 07:57 WIB

Wisata Kya-Kya Surabaya Dibuka Malam Nanti, Bakal Ada Pertunjukan Seru Lho!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 10 Sep 2022 09:18 WIB
Suasana di salah satu sudut wisata Kya-Kya Surabaya
Suasana di salah satu sudut wisata Kya-Kya Surabaya

selalu.id - Wisata Kya-Kya di Surabaya bakal dihidupkan kembali. Setelah 'tidur' beberapa waktu. Wisata kuliner dengan nuansa Pecinan itu akan diresmikan hari ini, Sabtu (10/9/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, pihaknya sudah melakukan persiapan matang dan telah trial atau uji coba sebelum opening.

Baca Juga: Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Wiwiek pun mengungkapkan, nantinya wisata kya-kya ini diramaikan berbagai hiburan yakni pertunjukan khas China.

"Nanti ada barongsai, leang leong, fashion, ada musik kecapi cina. Besok dimulai jam 18 sampai 12 dan dibuka setiap Jumat Sabtu Minggu," kata Wiwiek, saat ditemui selalu.id usia trial wisata kya-kya, Jumat (9/9/2022) malam.

Pada evaluasi uji percobaan wisata tersebut, Wiwiek menjelaskan hanya sebagian kecil saja yang harus diperbaiki. Misal, kursi tambahan, pengaturan atau pembagian stand, dan pembagian rombong.

"Kita juga perhatikan, mana yang kurang misal lampu-lampunya kita tambahkan,"

Menurutnya, persiapan untuk wisata kya-kya ini tak hanya dikerjakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Namun, juga berbagai elemen masyarakat yang ikut membantu.

Baca Juga: 7 Tempat Nongkrong di Surabaya yang Cocok Buat Malmingan Bareng Pacar

"Bukan hanya pemerintah saja. Ada pengusaha restoran, cafe, masyarakat kelompok swada wisata di kawasan kapasan dan bongkaran. Jadi ini bareng-bareng (dikerjakan),"ungkapnya.

Wisata kya-kya ini, lanjutnya, menyuguhkan suasana yang sangat kulturisasi yang kental dengan masyarakat peranakan, ditambah dengan sajian kulinernya.

"Ini sangat eksotis, campuran budaya kulturisasi sangat kuat sekali, ada ornamen-ornamen kultur asia masyarakat peranakan dan kuliner,"terangnya.

Baca Juga: Festival Rujak Uleg 2026 Diwarnai Euforia Piala Dunia, Usung Tema "Rujak Phoria" 

Ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur, Tjahjono Haryono menambahkan, terkait kuliner yakni makanan peranakan yang pastinya ada di wisata kya-kya.

Tjahjono menyebut, warga Surabaya bisa menemukan makanan peranakan yang komplit hanya ada di wisata kya-kya. Misal, ada mie goreng, cap cay, pangsi goreng, siomay dan juga soto yang juga termasuk masakan peranakan.

"Ini kombinasi dimana makanan-makanan ini disajikan sesuatu yang mungkin pada saat warga Surabaya kesini (di wisata kya-kya) mereka menjumpai masakan peranakan yang lebih komplit di suatu tempat,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.