Selasa, 20 Okt 2026 02:52 WIB

Peduli Anak-anak, Mensos Risma Kunjungi Bocah Korban Pencabulan di Sidoarjo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 04 Sep 2022 16:08 WIB
Mensos Risma saat di Polres Sidoarjo
Mensos Risma saat di Polres Sidoarjo

selalu.id - Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengunjungi korban pencabulan di bawah umur di Sidoarjo, Minggu (4/9/2022). Pencabulan ini dilakukan oleh kedua orang tuanya sendiri.

Mensos Risma mengatakan, hasil pertemuannya dengan korban dan tersangka ibunya sendiri didapatkan keterangan yang berbeda dari sebelumnya.

Baca Juga: Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Risma menyebutkan, korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 6 tersebut trauma dan tidak mau bertemu dengan orangtuanya. Saat ini korban dirawat di rumah aman Sidoarjo.

"Saya khawatir dengan kelulusan korban karena sudah kelas 6 SD. Kalau memang terpaksa pindah, Saya akan mengurus proses administrasi untuk selesai sekolahnya, jika keputusannya pindah sekolah,"kata Risma, usai bertemu dengan korban di Polresta Sidoarjo, Minggu (4/9/2022).

Lebih lanjut Risma menyampaikan, Kemensos akan memberikan trauma healing kepada korban. Sebab, korban mempunyai trauma akibat perlakuan orangtuanya.

"Saya Menteri Sosial, emempunyai Direktur Anak Rehabilitas Sosial yang akan mendampingi korban yang punya background psikis trauma," jelasnya.

"Kami tadi fasilitasi kebutuhan mereka juga, kita beri mainan. Kakaknya (korban) lebih ceria bisa ketemu adiknya dan adiknya bisa bermain,"lanjutnya.

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Terkait tindak pidana kekerasan seksual anak, Risma menegaskan, mempunyai Undang-undang yang sangat berat. Apalagi ditambah sepertiga ancaman hukuman, bila dilakukan oleh keluarga dan kerabatnya sendiri.

"Saya ingatkan lagi, kita sudah sepakat. Saya minta ke pak Presiden jangan kasih remisi kasus seperti ini. Ada undang undang baru, itu dilakukan oleh kelompok dan ditambah 1/3 (sepertiga) ini tambah berat,"terangnya.

Kepolresta Sidoarjo, Kombes pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan bahwa kasus pencabulan anak ini baru dilaporkan, Sabtu (3/9/2022) malam.

Polisi Sidoarjo sudah mengamankan dua pelaku yakni Ibu kandungnya sendiri dan Suami atau Ayah Tiri Korban.

Baca Juga: 600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

"Pelaku bukan hanya ibu kandung, tapi bapak Tiri korban juga. Saat ini sedang kami selidiki bagaimana motifnya. Karena ibu kandung meminta anak untuk melakukan perbuatan seperti itu,"jelasnya.

Wahyu menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lanjutan motif tersangka. Karena keterangan pemeriksaan ada perbedaan.

"Ibu Menteri jadi intervensi langsung beliau sampai berkenan datang melihat langsung untuk melakukan wawancara juga, tentunya melakukan trauma healing kepada korban,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).