Kamis, 03 Sep 2026 15:36 WIB

Gelar Susur Sungai di Surabaya, Aktivis Lingkungan Temukan 1 Truk Sampah Plastik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Agu 2022 19:16 WIB
Kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup
Kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup

selalu.id - Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) menggelar kegiatan susur sungai di Surabaya.

Mereka menyusuri sungai tersebut selama tiga hari, mulai Senin (29/8/2022) dengan lokasi Wringinanom sampai Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Kemudian, hari kedua Selasa (30/8/2022), dimulai dari Bambe sampai di Kelurahan Gunungsari Kota Surabaya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Lalu hari ketiga, hingga Rabu (31/8/2022) dimulai dari Mlirip Mojokerto sampai Wringinanom Gresik.

Koordinator Kegiatan Susur Sungai Surabaya, Kholid Basyaiban mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kampanye terhadap seluruh masyarakat, pelaku industri, dan pemerintah.

"Ini untuk bersama-sama menjaga Kali Surabaya yang merupakan Das Brantas dari berbagai aktivitas sumber pencemaran, karena Kali Surabaya dijadikan sebagai bahan utama baku air PDAM di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo"kata Kholid, Selasa (30/8/2022).

Kholid mengatakan, Ecoton juga melakukan kegiatan bersih-bersih di titik timbulan sampah yang terdapat Bantaran Sungai.

Ecoton juga melakukan Brand Audit yang bertujuan untuk mengetahui produsen sampah plastik yang paling banyak memberikan kontribusi sampahnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selain menyusuri sungai, Ecoton juga lakukan penanaman puluhan bibit pohon serta pemasangan papan himbauan larangan membuang sampah di sepanjang aliran Kali Surabaya.

"Sekitar 1 truk sampah yang didominasi plastik jenis sachet, berhasil kami kumpukan dari kegiatan clean up di timbulan sampah tepatnya di desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kab. Gresik" jelasnya.

Lebih lanjut Kholid menyampaikan, di sungai Surabaya, Ecoton berhasil mengidentivikasi sekitar 334 bangunan liar, 154 timbulan sampah dan 305 pohon plastik.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

"Temuan itu saat menyusuri sungai Surabaya dari Kecamatan Wringinanom sampai Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik,"jelasnya.

Kholid pun menambahkan, pihaknya juga mengecek kualitas air di sungai-sungai tersebut. Untuk hasilnya, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium

"Untuk hasil uji kualitas air masih di cek laboratorium dulu,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.