Minggu, 19 Jul 2026 20:15 WIB

Gelar Susur Sungai di Surabaya, Aktivis Lingkungan Temukan 1 Truk Sampah Plastik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Agu 2022 19:16 WIB
Kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup
Kegiatan susur sungai yang dilakukan oleh aktivis lingkungan hidup

selalu.id - Pegiat lingkungan yang tergabung dalam Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) menggelar kegiatan susur sungai di Surabaya.

Mereka menyusuri sungai tersebut selama tiga hari, mulai Senin (29/8/2022) dengan lokasi Wringinanom sampai Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Kemudian, hari kedua Selasa (30/8/2022), dimulai dari Bambe sampai di Kelurahan Gunungsari Kota Surabaya.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Lalu hari ketiga, hingga Rabu (31/8/2022) dimulai dari Mlirip Mojokerto sampai Wringinanom Gresik.

Koordinator Kegiatan Susur Sungai Surabaya, Kholid Basyaiban mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kampanye terhadap seluruh masyarakat, pelaku industri, dan pemerintah.

"Ini untuk bersama-sama menjaga Kali Surabaya yang merupakan Das Brantas dari berbagai aktivitas sumber pencemaran, karena Kali Surabaya dijadikan sebagai bahan utama baku air PDAM di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo"kata Kholid, Selasa (30/8/2022).

Kholid mengatakan, Ecoton juga melakukan kegiatan bersih-bersih di titik timbulan sampah yang terdapat Bantaran Sungai.

Ecoton juga melakukan Brand Audit yang bertujuan untuk mengetahui produsen sampah plastik yang paling banyak memberikan kontribusi sampahnya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Selain menyusuri sungai, Ecoton juga lakukan penanaman puluhan bibit pohon serta pemasangan papan himbauan larangan membuang sampah di sepanjang aliran Kali Surabaya.

"Sekitar 1 truk sampah yang didominasi plastik jenis sachet, berhasil kami kumpukan dari kegiatan clean up di timbulan sampah tepatnya di desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kab. Gresik" jelasnya.

Lebih lanjut Kholid menyampaikan, di sungai Surabaya, Ecoton berhasil mengidentivikasi sekitar 334 bangunan liar, 154 timbulan sampah dan 305 pohon plastik.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Temuan itu saat menyusuri sungai Surabaya dari Kecamatan Wringinanom sampai Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik,"jelasnya.

Kholid pun menambahkan, pihaknya juga mengecek kualitas air di sungai-sungai tersebut. Untuk hasilnya, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium

"Untuk hasil uji kualitas air masih di cek laboratorium dulu,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.