Rabu, 19 Agu 2026 19:56 WIB

Survei Pilgub Jatim 2024, Khofifah Diingatkan Waspadai Elektabilitas Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Agu 2022 19:15 WIB
Konfrensi pers Surabaya Survey Center
Konfrensi pers Surabaya Survey Center

selalu.id - Nama Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk radar Pilgub Jatim 2022 dan langsung berada di nomor urut 2 setelah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ini berdasar hasil survei Surabaya Survey Center (SSC).

Disebutkan Khofifah Indar Parawansa memuncaki Cagub Jatim dengan 30 persen, disusul mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan 12,2 persen kemudian, Emil Dardak 9,8 persen, Saifullah Yusuf 5,7 persen, Eri Cahyadi 4,5 persen, Anwar Sadad dan Kusnadi keduanya 2,5 persen, Puti Guntur dengan 2 persen.

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

"Secara elektabilitas ini bisa menjadi modal bagus bagi Khofifah, namun juga harus waspada dengan Risma dan wakilnya saat ini, Emil," kata Direktur SSC, Mochtar W. Oetomo saat konfrensi pers di Hotel Narita, Surabaya Senin (29/8/2022).

Pengamat Politik atau Peneliti Senior SCC, Surokim Abdussalam mengungkapkan bahwa Risma sangat wajar kalah angka elektabilitas di Cagub Jatim dengan Khofifah. Sebab, Risma yang awal dari Wali Kota Surabaya langsung panggung politik ke nasional.

"Jadi kalau khofifah ingin realistis, peluangnya beliau running periode 2 Cagub,"kata Surokim.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Surokim menjelaskan, apabila Risma maju di Cagub 2024, memang satu-satunya cara ia harus mendapatkan panggung nasional. Apalagi, Risma sudah menjadi Menteri Sosial Indonesia.

"Risma salah satu tokoh nasional dan juga punya peluang. Jadi diantara nama-nama itu yang kompetitif melawan khofifah pilgub mendatang, saya kira mereka punya panggung nasional. Ada risma, gus ipul yang dua-dua punya panggung nasional,"terangnya.

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Agustus 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Melalui program Rise and Speak, Polri mengajak masyarakat berani bersuara dan melaporkan segala bentuk kekerasan di sekitarnya.

Sentuhan Teknologi Digital NIC, Kunci PLN Nusantara Power Amankan Listrik Kemerdekaan RI

PLN NP terus berkomitmen mendukung transisi energi hijau menuju Net Zero Emission melalui target pengembangan lebih dari 6,3 GW energi baru terbarukan (EBT).

Tegaskan Arsip Bukan Cuma Administrasi, Ning Ita Minta OPD Kota Mojokerto Genjot Kinerja

Pemkot Mojokerto menargetkan peningkatan kualitas kearsipan secara berkelanjutan. Target dalam RPJMD 2027 ditetapkan mencapai 82, atau setara dengan predikat A.

Menagih Komitmen Pemkot Surabaya Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Miskin

DPRD mendesak PemkotbSurabaya untuk menjamin pelaksanaan Perda beserta Perwali turunannya berjalan transparan dan bersih dari praktik pungutan liar (pungli).

Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT

Berkoordinasi dengan Satgas BUMN dan BPBD setempat, bantuan logistik dikirim melalui berbagai jalur logistik mulai dari Kupang, Labuan Bajo hingga Surabaya.

HMI Sidoarjo Siap Bantu Pemerintah Berantas Miras Ilegal hingga Pencegahan HIV/AIDS

Subandi berharap HMI dapat berperan aktif menyuarakan edukasi publik, mengawal pembangunan daerah, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif melalui gagasan.