Senin, 05 Okt 2026 15:59 WIB

APBD 2027 Jember Fokus Tekan Kemiskinan Lewat Kesehatan, Pendidikan dan Pemberdayaan

Bupati Jember saat menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Jember (Nurul/selalu.id)
Bupati Jember saat menghadiri Sidang Paripurna di DPRD Jember (Nurul/selalu.id)

selalu.id - Pemkab Jember menyiapkan sejumlah program strategis dalam Raperda APBD 2027. Arah anggaran tidak hanya memperkuat pelayanan dasar, tetapi juga diarahkan untuk menangani kemiskinan secara lebih terukur. 

Hal itu disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam Rapat Paripurna III DPRD Jember. Ia menyebut ada kesamaan pandangan antara eksekutif dan legislatif terkait prioritas pembangunan.

Baca Juga: Keakraban HUT ke-81 TNI di Jember, Bupati Gus Fawait Beri Kejutan Tumpeng

“Yang pertama tadi saya sampaikan bahwa hampir keseluruhannya kita mempunyai pandangan yang sama antara legislatif dan eksekutif,” ujar Gus Fawait, Senin (5/10/2026). 

Di bidang kesehatan, program UHC tetap dipertahankan dan diperkuat dengan layanan Home Care. Pemkab juga menyiapkan "Mobil Cinta" untuk transportasi gratis pasien kurang mampu dari rumah sakit ke rumah. 

Untuk pendidikan, selain revitalisasi sekolah rusak, Pemkab memetakan sekolah yang butuh dukungan pusat. Program kejar paket juga disiapkan bekerja sama dengan kelompok pengajian lintas agama agar angka putus sekolah bisa ditekan. 

“Ini tidak bisa kita lakukan secara biasa-biasa saja. Kita harus lakukan sebuah kebijakan yang out of the box, menggandeng semua pihak termasuk kelompok-kelompok pengajian,” jelasnya. 

Pemkab juga mengintegrasikan layanan Home Care dengan pengecekan administrasi kependudukan. Saat petugas berkunjung, dokumen warga seperti KTP juga dicek dan ditindaklanjuti jika ada masalah. 

Baca Juga: Soroti Tambang Ilegal di Jember, Komisi D DPRD Jatim: Penegak Hukum Harus Turun Tangan

Penanganan rumah tidak layak huni menjadi fokus lain. Tahun ini target 2.000 rumah diperbaiki. Padahal data Pemkab mencatat masih ada 7.000-12.000 rumah yang butuh intervensi. 

Gus Fawait menegaskan penanganan kemiskinan tidak cukup dengan bedah rumah. Pemkab melakukan verifikasi untuk menentukan intervensi. ASN dilibatkan mendata desil 1, mahasiswa KKN Kolaboratif mendata desil 2. 

Untuk warga tidak produktif diberikan bansos dan bantuan pangan. Sementara warga usia produktif akan diberdayakan. Salah satunya lewat program "SMK Go Global" bersama Kementerian P2MI yang menyasar pelajar kurang mampu di SMK/MA/SLTA sederajat dengan pelatihan dan penempatan kerja ke luar negeri. Tahap awal dijajaki ke Malaysia, Yunani, dan negara Eropa. 

Baca Juga: Top 5 Berita: Pesan Fraksi PKB hingga Regenerasi Keroncong

“Bukan cuma rumahnya saja yang kita perbaiki, kalau usia produktif kita akan beri pelatihan,” tegas Gus Fawait. 

Ia berharap pola penanganan kemiskinan berubah dari bantuan menjadi pemberdayaan, agar APBD 2027 benar-benar meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat. 

Terkait kepegawaian, Pemkab masih menunggu kebijakan pusat soal pembiayaan PPPK dan PPPK paruh waktu. Pemkab berkomitmen mempertahankan tenaga tersebut. Jika pembiayaan diambil alih pusat, anggaran daerah akan dialihkan untuk memperkuat pelayanan dasar.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

MCB yang digunakan warga merupakan perangkat lama dan disebut tidak sesuai standar PLN.

DPRD Surabaya Dukung Eri Cahyadi Setop Diskotek Baru, Desak Pengawasan Tempat Hiburan Ketat

Cakupannya mulai dari perizinan, SOP, hingga jaminan keselamatan pengunjung.

PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas Kader Lewat Orientasi Politik dan Muskercab 2026

Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Multazamud Dzikri turut memberikan pembekalan.

Deltras FC Tumbangkan Persiba 2-0, Kokoh di Puncak Grup B Liga Pegadaian

Beruang Madu mampu meredam tekanan dan memaksa skor kacamata bertahan hingga jeda 45 menit pertama.

Final FIFA ASEAN Cup: Prediksi Pemain Inti Indonesia vs Thailand, Thom Haye Kembali Jadi Kreator Serangan

Skema tiga bek menjadi satu di antara kekuatan Timnas Indonesia.

Top 5 Berita: Bea Cukai hingga Maling Kotak Amal di Nganjuk

Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.