Rabu, 22 Jul 2026 22:10 WIB

Kisah Puan, Mahasiswi Unair yang Berhasil Sabet Juara Softball di Porprov Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Agu 2022 19:38 WIB
Mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris UNAIR, Puan Enva Sabina, di ajang Porprov Jatim 2022.
Mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris UNAIR, Puan Enva Sabina, di ajang Porprov Jatim 2022.

selalu.id - Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dari Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Puan Enva Sabina berhasil menyabet juara bergengsi di bidang olahraga cabang softball.

Kompetesi yang pernah diikuti Puan yakni Surabaya Merdeka Games, Surabaya Cup, dan Puan juga berhasil membawa pulang juara Runner Up pada Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Jawa Timur.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Puan bercerita, tantangan terbesar selama dirinya di bidang olahraga softball yakni pernah menjadi kapten tim untuk ajang Porprov Jatim 2022.

“Softball kan olahraga beregu. Jadi saya sebagai kapten tim perlu memikirkan cara agar ada kerja sama yang baik antar anggota. Bagi saya, salah satu kunci juara yakni bekerja sama satu sama lain melalui kekompakan dan rasa kepercayaan,” ungkap Puan, Selasa (17/8/2022).

Sebagai kapten tim, Puan merasa tidak percaya diri dengan tugasnya untuk harus mengayomi para anggota sekaligus meraih juara.

Beruntung, Puan mendapatkan orang terkasih yakni dukungan sang mama.

"Alhamdulilah mama selalu meyakinkan saya bahwa semua bisa jika ada kemauan," ujarnya.

Sebagai kapten tim, Puan ingin membangun kerja sama baik antar anggotanya dengan menghabiskan waktu bersama timnya, diluar jadwal latihan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Karena untuk membangun kerja sama, kami perlu memahami satu sama lain. Dan hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan memperbanyak waktu bersama. Contohnya dengan pergi makan bersama atau liburan bersama," jelasnya.

Apalagi, Puan juga harus membagi waktu antara berlatih softball dan kesibukan perkuliahan. Menurutnya, hal ini merupakan tantangan.

Puan pun mengaku merasa terbiasa berlatih setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahannya. Bahkan, ia sempat merasa tidak percaya diri.

"Terkadang saya merasa lelah, namun mengingat tujuan saya adalah untuk menjadi juara sehingga harus tetap menjalaninya," ungkapnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Aku punya badan overweight, jadi kalau jogging lebih lama dari teman lainnya. Tapi walaupun lebih lama, aku tetap bertahan dan membuktikan kemampuanku," imbuhnya.

Awal Mula Ketertarikan dengan Softball, Puan menambahkan, dunia softball tidak dapat lepas dari peran ayahnya. Sang ayah sempat mengajaknya ke lapangan softball dan mulai menunjukkan ketertarikannya pada saat itu.

"Karena aku juga berpikir bahwa softball adalah olahraga yang relatif jarang di Indonesia. Tidak banyak yang mengerti dan berminat. Jadi ya mengapa tidak kalau aku jadi yang tertarik dengan softball dan bergabung ke club," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.