Selasa, 22 Sep 2026 14:46 WIB

Kisah Puan, Mahasiswi Unair yang Berhasil Sabet Juara Softball di Porprov Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 16 Agu 2022 19:38 WIB
Mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris UNAIR, Puan Enva Sabina, di ajang Porprov Jatim 2022.
Mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris UNAIR, Puan Enva Sabina, di ajang Porprov Jatim 2022.

selalu.id - Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) dari Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris, Puan Enva Sabina berhasil menyabet juara bergengsi di bidang olahraga cabang softball.

Kompetesi yang pernah diikuti Puan yakni Surabaya Merdeka Games, Surabaya Cup, dan Puan juga berhasil membawa pulang juara Runner Up pada Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Jawa Timur.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Puan bercerita, tantangan terbesar selama dirinya di bidang olahraga softball yakni pernah menjadi kapten tim untuk ajang Porprov Jatim 2022.

“Softball kan olahraga beregu. Jadi saya sebagai kapten tim perlu memikirkan cara agar ada kerja sama yang baik antar anggota. Bagi saya, salah satu kunci juara yakni bekerja sama satu sama lain melalui kekompakan dan rasa kepercayaan,” ungkap Puan, Selasa (17/8/2022).

Sebagai kapten tim, Puan merasa tidak percaya diri dengan tugasnya untuk harus mengayomi para anggota sekaligus meraih juara.

Beruntung, Puan mendapatkan orang terkasih yakni dukungan sang mama.

"Alhamdulilah mama selalu meyakinkan saya bahwa semua bisa jika ada kemauan," ujarnya.

Sebagai kapten tim, Puan ingin membangun kerja sama baik antar anggotanya dengan menghabiskan waktu bersama timnya, diluar jadwal latihan.

Baca Juga: Gagal Dapat Motor, Dua Pemuda Surabaya Kini Tidur di Penjara

"Karena untuk membangun kerja sama, kami perlu memahami satu sama lain. Dan hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan memperbanyak waktu bersama. Contohnya dengan pergi makan bersama atau liburan bersama," jelasnya.

Apalagi, Puan juga harus membagi waktu antara berlatih softball dan kesibukan perkuliahan. Menurutnya, hal ini merupakan tantangan.

Puan pun mengaku merasa terbiasa berlatih setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahannya. Bahkan, ia sempat merasa tidak percaya diri.

"Terkadang saya merasa lelah, namun mengingat tujuan saya adalah untuk menjadi juara sehingga harus tetap menjalaninya," ungkapnya.

Baca Juga: Usut Dugaan Jual Beli Lapak SWK Taman Prestasi, Dinkopumdag Keluarkan 4 Pedagang Non KTP Surabaya

"Aku punya badan overweight, jadi kalau jogging lebih lama dari teman lainnya. Tapi walaupun lebih lama, aku tetap bertahan dan membuktikan kemampuanku," imbuhnya.

Awal Mula Ketertarikan dengan Softball, Puan menambahkan, dunia softball tidak dapat lepas dari peran ayahnya. Sang ayah sempat mengajaknya ke lapangan softball dan mulai menunjukkan ketertarikannya pada saat itu.

"Karena aku juga berpikir bahwa softball adalah olahraga yang relatif jarang di Indonesia. Tidak banyak yang mengerti dan berminat. Jadi ya mengapa tidak kalau aku jadi yang tertarik dengan softball dan bergabung ke club," tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pelindo Ajak Pekerja dan Masyarakat Merawat Cerita Nusantara Lewat Fotografi

Tradisi, wajah masyarakat, kesenian, hingga kearifan lokal dari berbagai daerah direkam dan ditampilkan dalam pameran fotografi.

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.