Jumat, 05 Jun 2026 08:07 WIB

BMKG Peringatkan Adanya Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur, Seperti Apa?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Agu 2022 09:00 WIB
Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa
Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan akan ada bencana Hidremeterologi di wilayah Jawa Timur mulai 11-15 Agustus 2022.

Bencana alam Hidrometeorogi diakibatkan fenomena meteorologi seperti angin kencang, hujan lebat, dan gelombang tinggi.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda, Aufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini wilayah Jawa Timur berada di musim kemarau.

"Tapi diprakirakan wilayah Jatim masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariatif dari ringan, sedang, lebat yang disertai petir,"kata Aufiq, melalui keterangannya rilisnya, Jumat (12/8/2022).

Aufiq mengatakan, hal tersebut dikarenakan aktifnya gangguan atmosfer Kelvin dan Rossby, serta adanya daerah konvergensi di wilayah Jatim.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang masih cukup hangat dengan anomali suhu muka laut antara +0.5 hingga +2.0°C serta masih adanya fenomena La Nina lemah,"jelasnya.

Kata dia, adanya gangguan atmosfer yang cukup signifikan itu menyebabkan kondisi atmosfer menjadi labil sehingga berpengaruh dalam pembentukan awan-awan Cumulonimbus

"Awan-awan itu akan semakin intens dan dapat mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang sesaat,"terangnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Untuk wilayah Jawa Timur yang berpotensi hujan yakni Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Kabupaten Madiun, Nganjuk, Kabupaten Mojokerto.

Kemudian, Kota Blitar, Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Bangkalan, Sumenep, Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.