Selasa, 21 Jul 2026 21:44 WIB

Bukti Peduli Pendidikan, Puti Guntur Soekarno Salurkan Beasiswa ke Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Jul 2022 13:44 WIB
Jaring aspirasi Anggota DPR RI, Puti Guntur Soekarno
Jaring aspirasi Anggota DPR RI, Puti Guntur Soekarno

selalu.id - Cucu Presiden Pertama Indonesia, Puti Guntur Soekarno terus memperhatikan pendidikan anak-anak Indonesia. Puti fokus memperhatikan pendidikan anak-anak yang berada di area Surabaya dan Sidoarjo.

Banyak daerah yang sudah menerima manfaat penyaluran beasiswa dari jaring aspirasi Puti Guntur Soekarno sebagai anggota DPR RI. Beberapa area Sidoarjo sudah merasakannya, sedangkan Surabaya Puti telah memasuki beberapa kelurahan di semua kecamatan yang ada, diantaranya perkampungan Putat Gede, gubeng klingsingan, mojo, tanah kali Kedinding, Kupang krajan dan Kelurahan Banyu urip yang menjadi sasaran terbaru untuk menyalurkan beasiswa.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kami sangat senang dengan adanya program penyaluran beasiswa untuk anak-anak sekolah," kata Achmad Setyanto, Ketua RW 4 Kelurahan Banyuurip Surabaya.

Setyanto mengatakan, selama ini sangat jarang anggota DPR yang memperhatikan masyarakat kecil, apalagi sampai memberikan beasiswa kepada anak-anak. Sementara Puti secara jelas melalui jaring aspirasi bakal memberikan beasiswa.

"Beliau Mbak Puti tidak hanya janji saja. Namun programnya disertai bukti," ujarnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara itu, Aliyudin, Tenaga Ahli anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno mengatakan, PIP merupakan program Kementerian Pendidikan Nasional yang disalurkan secara berkelanjutan kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Program ini memiliki persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya anak berprestasi, dari keluarga yg kurang mampu.

"Setiap tahun ada program ini (PIP). Jadi putera-puteri Bapak-Ibu yang menjadi peserta didik atau siswa sekolah, harus didaftarkan lagi jika ingin mendapatkan PIP," katanya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Aliyudin menuturkan, PIP diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional sejak era pemerintahan Presiden Jokowi. Program ini bertujuan untuk membantu pembiayaan pendidikan warga masyarakat yang membutuhkan.

Untuk jenjang pendidikan SD, mendapatkan Rp 450 ribu per tahun. Untuk SMP Rp 750 ribu per tahun. Dan untuk jenjang SMA/SMK Rp 1 juta per tahun.
"Peruntukannya untuk membantu biaya pendidikan putera-puteri Bapak-Ibu penerima manfaat PIP. Jangan untuk yang lain-lain, yang tidak terkait dengan kebutuhan biaya pendidikan," papar Aliyudin. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.