Jumat, 05 Jun 2026 04:37 WIB

Jalin Kerjasama, PJB Jajaki Pengelolaan Pembangkit Listrik di Laos

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 26 Jul 2022 20:59 WIB
Penandatanganan kerjasama antara PJB dan perusahaan negara Laos
Penandatanganan kerjasama antara PJB dan perusahaan negara Laos

selalu.id - PT PLN (Persero) melalui anak usaha, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menjalin kerja sama bisnis pengelolaan pembangkit dengan Electricite Du Laos (EDL) pada Jumat (22/7/2022).

Inisiasi kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PJB dengan Electricite Du Laos (EDL) terkait kerja sama pengelolaan pembangkit.

Baca Juga: Momen Haru, Listrik PLN Akhirnya Masuk Kebun Kalisanen Kotta Blater Jember

Di dalam MoU tersebut terdapat kesepakatan untuk kerja sama feasibility study jasa Operation & Maintenance (O&M) dan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) pembentukan joint venture company /konsorsium. Kerja sama ini untuk mengimplementasikan kolaborasi bisnis dan penyediaan teknologi pembangkitan Laos dan negara sekitarnya.

Selain itu, melingkupi juga berbagi pengetahuan dan pengalaman atau sharing knowledge terkait pengelolaan pembangkit tenaga listrik.

Direktur Utama PJB, Gong Matua Hasibuan menjelaskan, kerja sama antara PJB dengan EDL ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan secara virtual kedua belah pihak yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI untuk Republik Demokratik Rakyat Laos pada 19 Oktober 2021.

Baca Juga: Wah, Ternyata Fungsi Materai dalam Kontrak Bukan Penentu Sah Tidaknya Perjanjian

"Kami melihat potensi yang cukup besar untuk melakukan kerja sama yang saling menguntungkan pada bidang perbaikan tata kelola pembangkit tenaga listrik, termasuk pada O&M dan MRO mesin-mesin pembangkit tenaga listrik," jelasnya.

Managing Director EDL, Chanthaboun Soukaloun mengatakan, melalui MoU tersebut diharapkan dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan dari kedua belah pihak.

Dia berharap ada sinergi kerja sama, sumber daya dan keahlian-keahlian yang diperlukan untuk mengembangkan dan melaksanakan proyek tata kelola pembangkit tenaga listrik baik di Laos, Indonesia ataupun negara lainnya.

Baca Juga: Listrik Padam hingga 4 Jam Lebih Terjadi di Kedung Tarukan Surabaya, Belum Ada Petugas

"Dengan sinergi ini kami berharap dapat mendorong kemandirian dalam membangun dan mengoperasikan unit pembangkit tenaga listrik," ujarnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, menambah panjang daftar portofolio internasional yang dimiliki PJB. Sebelumnya, PJB telah bekerja sama dengan Bangladesh Power Development Board (BPDP) untuk melakukan pekerjaan Major Inspection PLTG 150 MW di Chandpur Bangladesh. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.