Jumat, 05 Jun 2026 00:42 WIB

Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya Masih Diperbolehkan, Ini Syarat-syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 23:36 WIB
Fashion Week di Jalan Tunjungan Surabaya
Fashion Week di Jalan Tunjungan Surabaya

selalu.id - Kegiatan Fashion Week di Jalan Tunjungan masih diperbolehkan digelar, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah pengajuan izin. Hal ini dilakukan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijianto mengatakan, pengajuan perizinan tersebut harus melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Mohon untuk menghubungi Dinas pariwisata untuk mengajukan ijin Tunjungan Romansa,"kata Eddy saat dihubungi selalu.id, Minggu (24/7/2022) malam.

Eddy juga menyampaikan, persyaratan perizinan menggelar fashion week tersebut, yakni harus menggunakan pakaian yang sopan dan pantas.

"Pakai yang sapan dan pantas serta tidak menganggu ketentraman dan ketertiban umum (trantibum),"tegasnya.

Selain pakaian dan trantibum, Eddy juga menegaskan bahwa persyaratan perizinan tersebut juga harus mengutamakan pengguna jalan untuk pengendara mobil ataupun motor.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Sehingga tidak menimbulkan kemacetan dan antrian yang panjang,"jelasnya.

Sebelumnya, Petugas Satpol PP Surabaya telah membubarkan aksi fashion jalanan
di Tunjungan Romansa Surabaya, Minggu (24/7/2022).

Namun, acara yang kerap disebut Fashion Week tersebut pindah ke zebra cross dan mengganggu lalu lintas.

Petugas Satpol PP Surabaya, Joko Susilo mengatakan bahwa petugas menjaga dan mengawasi Jalan Tunjungan Hingga Pukul 10.00 WIB malam.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Sekitar 35 orang petugas yang juga dari gabungan Dishub dan BPBD, yang mengawasi," kata Joko.

Joko juga menyampaikan, apabila Pemkot Surabaya mengizinkan, Satpol PP juga tidak bisa melarang.

"Yang lewat membuat konten tidak boleh. Semakin malam semakin banyak. Tadi dibubarkan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.