Jumat, 05 Jun 2026 02:10 WIB

Fashion Week Jalan Tunjungan Surabaya Dibubarkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 24 Jul 2022 19:40 WIB
Petugas Satpol PP melarang penggiat fashion show yang hendak menyeberang di zebra cross
Petugas Satpol PP melarang penggiat fashion show yang hendak menyeberang di zebra cross

selalu.id - Puluhan petugas Satpol PP Surabaya membubarkan aksi fashion jalanan di Tunjungan Romansa Surabaya, Minggu (24/7/2022). Acara yang kerap disebut Fashion Week tersebut pindah ke zebracross dan mengganggu lalu lintas.

Petugas Satpol PP Surabaya, Joko Susilo mengatakan bahwa petugas bakal menjaga dan mengawasi Jalan Tunjungan Hingga Pukul 10.00 WIB malam.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Kami yang sore sekitar 35 orang petugas yang juga dari gabungan Dishub dan BPBD, yang mengawasi," kata Joko saat ditemui selalu.id.

Joko menyampaikan, apabila Pemkot Surabaya mengizinkan kedepannya pihaknya tidak bisa melarang.

"Yang lewat membuat konten tidak boleh ,
Semakin malam semakin banyak. Tadi
dibubarkan,"ujarnya.

Terlihat petugas Satpol PP berjaga di zebra cross melarang para penggiat yang hendak berfashion show dengan melewati zebra cross.

"Kalau jalan di trotoar sialahkan. Jangan di Zebra Cross, kasihan pengendara," tegasnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sebelumnya, Jalan Tunjungan dipadati Warga yang menggelar Fashion Week. Bahkan ada 2 titik yang dijadikan ajang tampil style fashion di Jalan Tunjungan.

Padatnya fashion week tersebut menyebabkan kemacetan di Jalan Tunjungan Surabaya

Pengendara yang sempat terhenti akibat aktivitas fashion show jalanan ini membunyikan klakson secara terus menerus karena meras terganggu.

Salah satu pengendara motor Gojek, Agung Adyana warga Sidoarjo justru tak merasa terganggu. Sebab Tunjungan Fashion Week tidak dilakukan setiap hari, bahkan dilakukan di hari libur.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Ini memberikan  pintu kaum muda untuk berkreasi. Dikasih hari tertentu. Kalau sekali-kali ga papa, jangan sering," ujarnya.

Namun, berbeda pengendara motor lain merasa terganggu karena menimbulkan kemacetan.

"Bikin macet, nyebrang terus, jadi terganggu yang lainnya, kasian. Ikut-ikutan Jakarta ya gini. Ya ga papa bikin fashion week, tapi jangan mengganggu orang lain juga," ujarnya.  (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.