Selasa, 22 Sep 2026 15:54 WIB

Anggota DPRD Surabaya Terpapar Covid-19 Usai Ibadah Haji

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 23 Jul 2022 20:02 WIB
Machmud saat bertemu dengan warga
Machmud saat bertemu dengan warga

selalu.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Moch Machmud, positif Covid-19 usai melaksanakan ibadah haji.

Machmud mengaku dirinya tidak terjangkit Covid-19 saat berada di Asrama Haji dan menjalani rangkaian tes protokol kesehatan, Machmud dinyatakan negatif.

Baca Juga: Bansos di Surabaya Tak Lihat Desil, Eri Cahyadi: Ada yang Masih Belum Dapat Bantuan

Saat tiba di tanah air dan sebelum kembali ke rumah, seluruh peserta haji diwajibkan untuk menjalankan tes Swab sekaligus PCR di gedung Asrama Haji.

"Jadi waktu di Asrama Haji, saya habis dites PCR di suruh nunggu dua jam di kamar. Terus datang petugas yang mengumumkan kalau semua 46 orang negatif termasuk saya dan dokternya,” kata Machmud saat dikonfirmasi, Sabtu (23/7/2022).

Politisi Demokrat ini mengaku hanya disuruh pulang tanpa diberikan hasil tes meskipun sudah memintanya.

Sehari setelah kepulangannya, ia mengaku menemui warga. Puskesmas Manukan Kulon pun datang dan menjalankan tes swab. Setelah melaksanakan kedua tes tersebut, Machmud mendapatkan hasil positif terpapar Covid-19.

"Sudah biasa saya diisukan seperti itu. Banyak pihak memang yang mau mempolitisi ibadah haji. Itu ada yang tepuk tangan saat infonya beredar, tapi saya sudah biasa dengan hal itu. Itu saya sudah tahu siapa-siapanya dan kenapa dibesar-besarkan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Manukan Kulon, dr Lolita Riamawati menyatakan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan RT, RW serta Kelurahan setempat untuk terus dilakukan pemantauan.

Baca Juga: Investasi 5 Miliar Lewat PT OSO Sekuritas, Dua Terdakwa Divonis Satu hingga 2,5 Tahun

"Kami sudah menghimbau kepada seluruh perangkat RT, RW dan petugas Kelurahan setempat untuk dilakukan pemantauan di wilayah masing-masing, khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan ke luar negeri," ungkap dr Lolita.

Lolita mengungkapkan, pada Rabu (23/7/2022) pagi pihaknya sudah melakukan tes ulang kepada Machmud.

Saat dilakukan tes swab antigen, hasilnya negatif. Sedangkan, untuk hasil tes PCR masih harus menunggu dua hari untuk keluar.

"Tes ulang ini kami lakukan dalam waktu lima hari, setelah tes pertama dilakukan pada tanggal 19 Juli 2022," kata Lolita.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Diketahui pula, banyak warga yang berkunjung untuk ke rumah Machmud sepulang ibadah haji. Lolita mengatakan, warga yang datang ke lokasi juga diharuskan menjalani tes swab antigen.

"Hari ini tadi ada 13 warga yang kita tes antigen, dan 12 kita lakukan PCR. Total semua ada 25 warga. Sebelumnya, kontak erat di asrama haji itu kalau gak salah total 46 udah di tes semua hasilnya negatif," paparnya.

Ia juga menambahkan, alangkah baiknya jika Machmud menunggu hasil tes PCR keluar. Hal ini, lantaran Machmud harus memastikan dirinya benar-benar bersih dari Covid-19 sebelum bisa kembali ke masyarakat.

"Kalau misalkan hasil negatif, bisa menemui warga. Kalau positif, itu harus isolasi mandiri sekitaran 10 hari sejak tanggal 19," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Pesilat Diringkus Gegara Keroyok Pemotor di Mojokerto

Aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh massa perguruan silat ketika mereka sedang melakukan aksi konvoi.

Pelindo Ajak Pekerja dan Masyarakat Merawat Cerita Nusantara Lewat Fotografi

Tradisi, wajah masyarakat, kesenian, hingga kearifan lokal dari berbagai daerah direkam dan ditampilkan dalam pameran fotografi.

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.