Rabu, 22 Jul 2026 15:00 WIB

Demam Citayam Fashion Week Menjalar ke Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Jul 2022 11:41 WIB
Selebgram Surabaya memamerkan busana mereka di Jalan Tunjungan, Surabaya
Selebgram Surabaya memamerkan busana mereka di Jalan Tunjungan, Surabaya

selalu.id - Fashion jalanan menjadi trend setelah viralnya sekelompok anak muda di Jakarta yang memamerkan style berpakaian di jalanan dan disematkan seperti acara peragaan busana seperti di Paris yakni Citayam Fashion Week. Trend ini diikuti oleh daerah lain, seperti Surabaya.

Para Selebgram Surabaya memamerkan busana-busana mereka di Jalan Tunjungan. Mereka terinspirasi dari Citayam Fashion Week dan digelar di Jalan Tunjungan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Selebgram Surabaya yang bernama Bro Jabro dan Dimas Dirga dan Delta Hesti ikut membuat konten outfit street style yang terinspirasi oleh orang-orang yang berjalan di New York atau Times Square.

"Konten viral fashion show di Sudirman itu juga salah satu triger buat konten ini, tapi
sebenarnya saya buat konten ini untuk lebih mengenalkan Jalan Tunjungan sebagai icon Kota Surabaya," ungkap Delta Hesti, usai membuat konten di Jalan Tunjungan, Kamis (21/7/2022).

Desti mengungkapkan yang viral saat ini seperti di Citayam, dapat menjadi inspirasi anak muda dimana pun mereka berada.

"Misalnya di Surabaya bisa di Tunjungan ini untuk berkreasi. Tapi harus tetap taat protokol dan paling penting tidak nyampah dan membuat kemacetan di jalan," jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh, Bro jabro salah satu selebgram Surabaya yang terkenal sejak konten viralnya memakai sayap pada ajang demo ini mengungkapkan, membuat konten di Jalan Tunjungan sebagai ajang untuk mengenalkan icon Kota Surabaya pada masyarakat luar daerah.

"Kalau saya lihat followers saya kan ada dari Jakarta, Thailand dan lainnya. Kalau saya rajin bikin konten disini ( jalan tunjungan) bisa jadi ajang mengenalkan juga," kata Bro Jabro.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi juga mempersilahkan anak muda di Surabaya untuk berkarya di Jalan Tunjungan.

Akan tetapi, Eri menegaskan, mereka tetap harus menjaga batasan-batasan, tidak nyampah dan tidak membuat macet.

"Batasan itu tetap kita akan jaga karena saya ingin menunjukkan bahwa tunjungan romansa, tunjungan itu adalah tempat seni, tempat memunculkan bakat anak muda,"kata Eri.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Eri menjelaskan, dengan begitu para pemuda ini juga bisa langsung mengekspresikan jiwa mudanya. Ia juga menyebut tak menutup kemungkinan bila nantinya di Jalan Tunjungan diadakan fashion show.

"Jadi sebenarnya kita ini kan menunjukkan seni. Di balai pemuda orang bisa menampilkan seni, di tunjungan juga bisa apapun seninya,"jelasnya.

Misalnya, ia menceritakan, seperti nyanyi atau pantonim menampilkan patung. Ia membolehkan. Tetapi tetap harus berkoordinasi dengan dinas pariwisata dan kaidahnya harus tetap dijaga.

"Harus bisa mendatangkan wisatawan dari tempat lain, dan tempat lain itu bisa membuat kota Surabaya menjadi lebih baik ya saya terbuka. Tapi kalau membuat Surabaya menjadi tidak lebih baik ya mending saya tutup,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.