Minggu, 19 Jul 2026 22:16 WIB

Antisipasi Virus Flu Burung, Pemkot Surabaya Lakukan Swab Unggas di Pasar-pasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Jul 2022 14:13 WIB
Pemeriksaan unggas di salah satu pasar di Surabaya
Pemeriksaan unggas di salah satu pasar di Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya melakukan antisipasi pencegahan dan penyebaran virus Avian Influenza (AI) atau flu burung di sejumlah pasar tradisional

Hal itu dilakukan untuk mendeteksi dini terhadap mata rantai penyebaran virus tersebut.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Antiek Sugirhati, mengatakan, mendeteksi dini virus flu burung itu dengan cara mengambil beberapa sampel unggas yang dijual di pasar - pasar tradisional. Terutama di pasar yang menjual unggas hidup.

"Kita melakukan dua cara yaitu swab lingkungan dan swab orofaring," kata Antiek, Kamis (21/7/2022).

Antiek menjelaskan, swab lingkungan adalah pengambilan sampel pada peralatan yang digunakan pedagang karkas ayam. Sedangkan swab orofaring itu dilakukan pada unggas hidup yang dijual oleh pedagang.

DKKP Surabaya melaksanakan swab itu
selama tiga hari, mulai dari 19 - 21 Juli 2022. Antiek menyampaikan, pihaknya juga telah mendatangi pasar yang dikelola Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, yaitu Pasar Gayungsari, Pasar Wonokromo, Pasar Kembang.

Kemudiam, Pasar Keputran Selatan, Pasar Dukuh Tembok, Pasar Pegirian, Pasar Pabean, dan Pasar Babaan.

Selain itu, swab juga dilakukan di pasar lain yang di luar pengelolaan PD Pasar Surya. Misal, Pasar LKMK Pagesangan, Pasar Dukuh Menanggal, Pasar Yamuri, Pasar LKMK Semolowaru, dan Pasar Menur.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

"Pengambilan sampel pada unggas ini merupakan tahap pertama. Kita melakukannya setahun minimal dua kali dan kita juga memiliki program vaksin serta desinfeksi unggas yang diternak oleh masyarakat," terangnya.

Lebih lanjut Antiek menjelaskan, pengambilan sampel unggas juga bekerjasama dengan Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Yogyakarta.

Setelah pengambilan sampel, selanjutnya akan digunakan sebagai pijakan untuk melakukan penanganan apabila ditemukan kasus.

Antiek menambahkan, dalam pengambilan sampel unggas ini pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada pedagang unggas.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Sosialisasi itu diantaranya menyampaikan tentang ciri-ciri dari hewan unggas yang terkena flu burung dan bagaimana upaya perawatan unggas agar tidak terkena virus tersebut.

Pemkot Surabaya mengimbau kepada semua pihak, terutama pedagang unggas hidup, untuk bersama-sama mewaspadai virus ini.

"Agar warga Kota Surabaya terutama yang mempunyai peternakan terhindar dari penyebaran flu burung," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.