Rabu, 22 Jul 2026 14:52 WIB

Mahasiswa Unusa KKN di Gresik Bantu Masalah Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Jul 2022 09:37 WIB
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik

selalu.id - Sebanyak 665 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2022 di Gresik.

Pelepasan dilakukan Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng dan Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Gresik, Misbahul Munir, S.SOS, M.SI di Auditorium Kampus B Unusa Tower pada Rabu (30/7/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dua kecamatan yang dipilih menjadi lokasi KKN yakni Kedamean dan Kecamatan Driyorejo. Ke-665 peserta KKN akan ditempatkan di 29 desa di dua kecamatan. Mereka dibagi dalam 32 kelompok terdiri dari 31 kelompok dari mahasiswa regular dan satu kelompok mahasiswa dari Bunda PAUD, didampingi oleh 62 dosen pendamping lapangan.

Dalam laporannya Ketua KKN tahun 2022, Nur Masruroh mengatakan, KKN tahun ini adalah Penguatan Masyarakat Bangkit Pasca Pandemi Covid-19 dengan program kerja meliputi bidang Kesehatan, penguatan ekonomi, Pendidikan dan teknologi.

Dalam sambutannya Rektor mengharapkan mahasiswa bisa berbaur dengan masyarakat untuk membangun beberapa hal seperti yang telah ditetapkan dalam bidang kerja masing-masing kelompok.

"Penentuan ini dilakukan guna membantu masyarakat Gresik untuk bangkit pasca pandemi Covid-19. Sebelum terjun ke masyarakat, mahasiswa harus memiliki rasa kedekatan dengan warga sehingga keempat program dari KKN ini bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Sementara itu Rektor Unusa, Jazidie menjelaskan selama pandemi banyak masyarakat dipaksa untuk melek teknologi, kondisi ini membuat Unusa mengenalkan teknologi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Terlebih tentang pembelajaran jarak jauh yang memang sudah dilakukan selama masa pandemi lalu, meskipun sekarang sudah mereda pandeminya namun teknologi ini terus dilakukan untuk membantu dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Mahasiswa KKN Unusa juga diharapkan dapat melakukan pendampingan kepada UMKM yang ada di sana untuk memperoleh sertifikasi halal. Dimana sertifikasi halal ini sangat dibutuhkan usaha kecil menengah untuk memperolehnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Jadi pendampingan ini dilakukan mahasiswa bagi pelaku usaha kecil disana memperoleh logo halal," terang Jazidie.

Masalah stunting menjadi salah satu hal yang akan menjadi sorotan mahasiswa KKN Unusa. Dengan pengalaman selama dua tahun mengatasi permasalahan stunting bersama dengan Unicef, Unusa yakin bisa menangani masalah tersebut.

"Masalah ini menjadi masalah kita semua agar tidak ada lagi permasalahan stunting di desa yang menjadi sasaran KKN," beber Jazidie.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Gresik, Misbahul Munir mengatakan, masalah stunting menjadi salah satu hal yang menjadi tugas tersendiri bagi Pemerintah Gresik. Melalui KKN mahasiswa Unusa harapannya bisa menekan angka bayi yang mengalami stunting.

"Jadi sosialisasi ini bisa dimulai dari ibu hamil untuk menangani permasalaham stunting yang terjadi di Kab. Gresik," ucapnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Selain stunting, permasalahan kesehatan seperti masih kurangnya masyarakat Gresik yang belum divaksin.

"Dengan bantuan mahasiswa ini bisa menangani masalah vaksin ini kepada masyarakat dengan pendekatan tersendiri," ujar Munir.

Ia juga berharap kehadiran mahasiswa di lokasi KKN, dapat membantu pariwisata hingga ekonomi kreatif yang ada di Gresik.

"Ini sejalan dengan program dari Bupati Gresik jadi ini membuat kami dengan senang hati menerima mahasiswa Unusa untuk KKN di Gresik," terangnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.