Jumat, 05 Jun 2026 10:49 WIB

Mahasiswa Unusa KKN di Gresik Bantu Masalah Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Jul 2022 09:37 WIB
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik

selalu.id - Sebanyak 665 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2022 di Gresik.

Pelepasan dilakukan Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng dan Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Gresik, Misbahul Munir, S.SOS, M.SI di Auditorium Kampus B Unusa Tower pada Rabu (30/7/2022).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Dua kecamatan yang dipilih menjadi lokasi KKN yakni Kedamean dan Kecamatan Driyorejo. Ke-665 peserta KKN akan ditempatkan di 29 desa di dua kecamatan. Mereka dibagi dalam 32 kelompok terdiri dari 31 kelompok dari mahasiswa regular dan satu kelompok mahasiswa dari Bunda PAUD, didampingi oleh 62 dosen pendamping lapangan.

Dalam laporannya Ketua KKN tahun 2022, Nur Masruroh mengatakan, KKN tahun ini adalah Penguatan Masyarakat Bangkit Pasca Pandemi Covid-19 dengan program kerja meliputi bidang Kesehatan, penguatan ekonomi, Pendidikan dan teknologi.

Dalam sambutannya Rektor mengharapkan mahasiswa bisa berbaur dengan masyarakat untuk membangun beberapa hal seperti yang telah ditetapkan dalam bidang kerja masing-masing kelompok.

"Penentuan ini dilakukan guna membantu masyarakat Gresik untuk bangkit pasca pandemi Covid-19. Sebelum terjun ke masyarakat, mahasiswa harus memiliki rasa kedekatan dengan warga sehingga keempat program dari KKN ini bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Sementara itu Rektor Unusa, Jazidie menjelaskan selama pandemi banyak masyarakat dipaksa untuk melek teknologi, kondisi ini membuat Unusa mengenalkan teknologi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Terlebih tentang pembelajaran jarak jauh yang memang sudah dilakukan selama masa pandemi lalu, meskipun sekarang sudah mereda pandeminya namun teknologi ini terus dilakukan untuk membantu dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Mahasiswa KKN Unusa juga diharapkan dapat melakukan pendampingan kepada UMKM yang ada di sana untuk memperoleh sertifikasi halal. Dimana sertifikasi halal ini sangat dibutuhkan usaha kecil menengah untuk memperolehnya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Jadi pendampingan ini dilakukan mahasiswa bagi pelaku usaha kecil disana memperoleh logo halal," terang Jazidie.

Masalah stunting menjadi salah satu hal yang akan menjadi sorotan mahasiswa KKN Unusa. Dengan pengalaman selama dua tahun mengatasi permasalahan stunting bersama dengan Unicef, Unusa yakin bisa menangani masalah tersebut.

"Masalah ini menjadi masalah kita semua agar tidak ada lagi permasalahan stunting di desa yang menjadi sasaran KKN," beber Jazidie.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Gresik, Misbahul Munir mengatakan, masalah stunting menjadi salah satu hal yang menjadi tugas tersendiri bagi Pemerintah Gresik. Melalui KKN mahasiswa Unusa harapannya bisa menekan angka bayi yang mengalami stunting.

"Jadi sosialisasi ini bisa dimulai dari ibu hamil untuk menangani permasalaham stunting yang terjadi di Kab. Gresik," ucapnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Selain stunting, permasalahan kesehatan seperti masih kurangnya masyarakat Gresik yang belum divaksin.

"Dengan bantuan mahasiswa ini bisa menangani masalah vaksin ini kepada masyarakat dengan pendekatan tersendiri," ujar Munir.

Ia juga berharap kehadiran mahasiswa di lokasi KKN, dapat membantu pariwisata hingga ekonomi kreatif yang ada di Gresik.

"Ini sejalan dengan program dari Bupati Gresik jadi ini membuat kami dengan senang hati menerima mahasiswa Unusa untuk KKN di Gresik," terangnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.