Jumat, 05 Jun 2026 21:27 WIB

Mahasiswa Unusa KKN di Gresik Bantu Masalah Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Jul 2022 09:37 WIB
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik
Pembukaan program KKN Mahasiswa Unusa di Gresik

selalu.id - Sebanyak 665 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2022 di Gresik.

Pelepasan dilakukan Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng dan Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Gresik, Misbahul Munir, S.SOS, M.SI di Auditorium Kampus B Unusa Tower pada Rabu (30/7/2022).

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Dua kecamatan yang dipilih menjadi lokasi KKN yakni Kedamean dan Kecamatan Driyorejo. Ke-665 peserta KKN akan ditempatkan di 29 desa di dua kecamatan. Mereka dibagi dalam 32 kelompok terdiri dari 31 kelompok dari mahasiswa regular dan satu kelompok mahasiswa dari Bunda PAUD, didampingi oleh 62 dosen pendamping lapangan.

Dalam laporannya Ketua KKN tahun 2022, Nur Masruroh mengatakan, KKN tahun ini adalah Penguatan Masyarakat Bangkit Pasca Pandemi Covid-19 dengan program kerja meliputi bidang Kesehatan, penguatan ekonomi, Pendidikan dan teknologi.

Dalam sambutannya Rektor mengharapkan mahasiswa bisa berbaur dengan masyarakat untuk membangun beberapa hal seperti yang telah ditetapkan dalam bidang kerja masing-masing kelompok.

"Penentuan ini dilakukan guna membantu masyarakat Gresik untuk bangkit pasca pandemi Covid-19. Sebelum terjun ke masyarakat, mahasiswa harus memiliki rasa kedekatan dengan warga sehingga keempat program dari KKN ini bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Sementara itu Rektor Unusa, Jazidie menjelaskan selama pandemi banyak masyarakat dipaksa untuk melek teknologi, kondisi ini membuat Unusa mengenalkan teknologi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Terlebih tentang pembelajaran jarak jauh yang memang sudah dilakukan selama masa pandemi lalu, meskipun sekarang sudah mereda pandeminya namun teknologi ini terus dilakukan untuk membantu dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Mahasiswa KKN Unusa juga diharapkan dapat melakukan pendampingan kepada UMKM yang ada di sana untuk memperoleh sertifikasi halal. Dimana sertifikasi halal ini sangat dibutuhkan usaha kecil menengah untuk memperolehnya.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

"Jadi pendampingan ini dilakukan mahasiswa bagi pelaku usaha kecil disana memperoleh logo halal," terang Jazidie.

Masalah stunting menjadi salah satu hal yang akan menjadi sorotan mahasiswa KKN Unusa. Dengan pengalaman selama dua tahun mengatasi permasalahan stunting bersama dengan Unicef, Unusa yakin bisa menangani masalah tersebut.

"Masalah ini menjadi masalah kita semua agar tidak ada lagi permasalahan stunting di desa yang menjadi sasaran KKN," beber Jazidie.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Gresik, Misbahul Munir mengatakan, masalah stunting menjadi salah satu hal yang menjadi tugas tersendiri bagi Pemerintah Gresik. Melalui KKN mahasiswa Unusa harapannya bisa menekan angka bayi yang mengalami stunting.

"Jadi sosialisasi ini bisa dimulai dari ibu hamil untuk menangani permasalaham stunting yang terjadi di Kab. Gresik," ucapnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Selain stunting, permasalahan kesehatan seperti masih kurangnya masyarakat Gresik yang belum divaksin.

"Dengan bantuan mahasiswa ini bisa menangani masalah vaksin ini kepada masyarakat dengan pendekatan tersendiri," ujar Munir.

Ia juga berharap kehadiran mahasiswa di lokasi KKN, dapat membantu pariwisata hingga ekonomi kreatif yang ada di Gresik.

"Ini sejalan dengan program dari Bupati Gresik jadi ini membuat kami dengan senang hati menerima mahasiswa Unusa untuk KKN di Gresik," terangnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.