Sabtu, 24 Okt 2026 02:19 WIB

PJB Gabungkan Organisasi 2 Unit Pembangkit untuk Efisisensi Pengelolaan PLTU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Jul 2022 20:54 WIB
PLTU Paiton
PLTU Paiton

selalu.id - Dua Unit Pembangkit yang dikelola oleh PT PJB resmi melakukan penggabungan struktur organisasi atau merger. Kedua unit tersebut adalah PLTU Paiton 1-2 dan PLTU Paiton 9.

Pengumuman merger tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan melalui Go Live Organisasi UP Paiton pada Kamis, 14 Juli 2022.

Baca Juga: SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

PT PJB saat ini sedang dalam masa transformasi menuju strategic holding. Untuk itu diperlukan sinergi pengelolaan unit sejenis yang secara geografis berdekatan guna mewujudkan lean organization and lean process dengan tetap memperhatikan aspek kinerja operasional.

Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyampaikan bahwa ke depannya jika strategic holding tercapai, Kantor Pusat akan memfokuskan pada peranan strategis, seperti perencanaan pengembangan bisnis, monitoring, dan evaluasi atas kegiatan operasional yang dilakukan oleh anak perusahaan dan unit pembangkit.

Baca Juga: SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

"Penggabungan organisasi ini akan semakin membuat PT PJB lebih efisien dan efektif dalam mengelola unit pembangkit dari sisi teknis dan non-teknis. Saya berharap sinergi yang bagus dengan stakeholder dapat tetap terjalin," terangnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

Faktor pendukung selain untuk mencapai efisiensi yang tinggi, adalah kinerja PLTU Paiton 9 yang mencapai Operational Excellence, dimana salah satu buktinya dapat dilihat dari meningkatnya kinerja FTP-1 yang telah memenuhi standar (TOP 25% NERC) sehingga dapat di sejajarkan dengan unit pembangkit eksisting (PLTU Paiton 1-2).

PLTU Paiton 1-2 sendiri menjadi PLTU pertama yang telah mengimplementasikan co-firing biomassa di PLN Grup. Go live secara komersil co-firing dengan wood pellet ini dilaksanakan pada September 2020. Hal ini juga yang telah mendorong PLTU sejenis di Indonesia untuk melaksanakan co-firing. PT PJB melihat dengan penggabungan organisasi ini akan dapat mempercepat proses transfer pengetahuan antar unit pembangkit. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.