Kamis, 22 Okt 2026 07:38 WIB

Ternaknesia, Cara Baru Beli Hewan Kurban Secara Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jun 2022 14:47 WIB
Aplikasi ternaknesia
Aplikasi ternaknesia

selalu.id - Keterbatasan mobilitas hewan ternak akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat ternaknesia memunculkan ide lelang hewan kurban online.

Kegiatan ini menghububgkan calon pembeli dan penjual tanpa harus ke kandang ataupun lokasi penjualan hewan ternak.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Karena adanya dampak wabah yang menyebabkan peternak bingung. bertransaksi kita butuh pasar. Jadi kita ada pembatasan penyaluran ternak kemudian ada penutupan pasar, peternak bingung,"kata Manager Bisnis Hulu Ternaknesia, Wika Tedi Prayoga, di Kantor Ternaknesia, Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Wika menyampaikan, Ternaknesia juga mengenalkan program terbaru dari aplikasi yang menyediakan fitur e-commerce. Ia menyebut, sekaligus wadah bagi peternak untuk bisa menjual hewan kurbannya.

"Kita menggunakan e-commerce dan lelang ini untuk proses menaikan daya nilai dari harga ternak tersebut,"ujarnya.

Sebanyak total 1207 peternak yang tergabung ke Ternaknesia. Wiki menyebut, pihaknya fokus kepada ternak yang di Jawa Timur.

"Karena Jawa Timur daerah yang terbesar terdampak PMK,"katanya

Untuk tahapan lelang hewan kurban, Wiki menjelaskan, pihaknya akan menjadwalkan pelelangan.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kemudian, pembeli akan dilist di website. Peserta dikhususkan takmir dan instansi mendaftar, setelah itu transaksi.

"Kami prioritaskan pembelian banyak. Seperti takmir, kemudian instansi, atau dinas setempat. Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk buka ke jalur umum,"tuturnya.

Lebih lanjut Wiki menyampaikan, pelelangan ini juga sebagai solusi dan tutupnya sejumlah pasar selama PMK.

"Peternak bisa melelang hewan sehatnya di kandang, dan diikuti secara virtual oleh masyarakat umum,"jelasnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Kata dia, melalui lelang online, pembeli dapat berbelanja secara live streaming atau zoom selama 10 menit dalam pelelangan. Hal ini memudahkan mereka melihat langsung tanpa harus berkeliling lapak-lapak Kurban di jalanan.

"Jadi peternak ngelive lewat zoom, terus memperlihat sapinya ke pelelang, selama 10 menit,"terangnya.

Wiki menambahkan, pelelangan dengan memilih hewan yang diinginkan dengan melakukan penawaran kelipatan untuk sapi Rp 100 ribu dan untuk domba kambing Rp 50 ribu. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).