Rabu, 22 Jul 2026 02:58 WIB

Ternaknesia, Cara Baru Beli Hewan Kurban Secara Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jun 2022 14:47 WIB
Aplikasi ternaknesia
Aplikasi ternaknesia

selalu.id - Keterbatasan mobilitas hewan ternak akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat ternaknesia memunculkan ide lelang hewan kurban online.

Kegiatan ini menghububgkan calon pembeli dan penjual tanpa harus ke kandang ataupun lokasi penjualan hewan ternak.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Karena adanya dampak wabah yang menyebabkan peternak bingung. bertransaksi kita butuh pasar. Jadi kita ada pembatasan penyaluran ternak kemudian ada penutupan pasar, peternak bingung,"kata Manager Bisnis Hulu Ternaknesia, Wika Tedi Prayoga, di Kantor Ternaknesia, Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Wika menyampaikan, Ternaknesia juga mengenalkan program terbaru dari aplikasi yang menyediakan fitur e-commerce. Ia menyebut, sekaligus wadah bagi peternak untuk bisa menjual hewan kurbannya.

"Kita menggunakan e-commerce dan lelang ini untuk proses menaikan daya nilai dari harga ternak tersebut,"ujarnya.

Sebanyak total 1207 peternak yang tergabung ke Ternaknesia. Wiki menyebut, pihaknya fokus kepada ternak yang di Jawa Timur.

"Karena Jawa Timur daerah yang terbesar terdampak PMK,"katanya

Untuk tahapan lelang hewan kurban, Wiki menjelaskan, pihaknya akan menjadwalkan pelelangan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Kemudian, pembeli akan dilist di website. Peserta dikhususkan takmir dan instansi mendaftar, setelah itu transaksi.

"Kami prioritaskan pembelian banyak. Seperti takmir, kemudian instansi, atau dinas setempat. Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk buka ke jalur umum,"tuturnya.

Lebih lanjut Wiki menyampaikan, pelelangan ini juga sebagai solusi dan tutupnya sejumlah pasar selama PMK.

"Peternak bisa melelang hewan sehatnya di kandang, dan diikuti secara virtual oleh masyarakat umum,"jelasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Kata dia, melalui lelang online, pembeli dapat berbelanja secara live streaming atau zoom selama 10 menit dalam pelelangan. Hal ini memudahkan mereka melihat langsung tanpa harus berkeliling lapak-lapak Kurban di jalanan.

"Jadi peternak ngelive lewat zoom, terus memperlihat sapinya ke pelelang, selama 10 menit,"terangnya.

Wiki menambahkan, pelelangan dengan memilih hewan yang diinginkan dengan melakukan penawaran kelipatan untuk sapi Rp 100 ribu dan untuk domba kambing Rp 50 ribu. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.