Minggu, 06 Sep 2026 02:29 WIB

Ternaknesia, Cara Baru Beli Hewan Kurban Secara Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 30 Jun 2022 14:47 WIB
Aplikasi ternaknesia
Aplikasi ternaknesia

selalu.id - Keterbatasan mobilitas hewan ternak akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat ternaknesia memunculkan ide lelang hewan kurban online.

Kegiatan ini menghububgkan calon pembeli dan penjual tanpa harus ke kandang ataupun lokasi penjualan hewan ternak.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Karena adanya dampak wabah yang menyebabkan peternak bingung. bertransaksi kita butuh pasar. Jadi kita ada pembatasan penyaluran ternak kemudian ada penutupan pasar, peternak bingung,"kata Manager Bisnis Hulu Ternaknesia, Wika Tedi Prayoga, di Kantor Ternaknesia, Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Wika menyampaikan, Ternaknesia juga mengenalkan program terbaru dari aplikasi yang menyediakan fitur e-commerce. Ia menyebut, sekaligus wadah bagi peternak untuk bisa menjual hewan kurbannya.

"Kita menggunakan e-commerce dan lelang ini untuk proses menaikan daya nilai dari harga ternak tersebut,"ujarnya.

Sebanyak total 1207 peternak yang tergabung ke Ternaknesia. Wiki menyebut, pihaknya fokus kepada ternak yang di Jawa Timur.

"Karena Jawa Timur daerah yang terbesar terdampak PMK,"katanya

Untuk tahapan lelang hewan kurban, Wiki menjelaskan, pihaknya akan menjadwalkan pelelangan.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Kemudian, pembeli akan dilist di website. Peserta dikhususkan takmir dan instansi mendaftar, setelah itu transaksi.

"Kami prioritaskan pembelian banyak. Seperti takmir, kemudian instansi, atau dinas setempat. Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk buka ke jalur umum,"tuturnya.

Lebih lanjut Wiki menyampaikan, pelelangan ini juga sebagai solusi dan tutupnya sejumlah pasar selama PMK.

"Peternak bisa melelang hewan sehatnya di kandang, dan diikuti secara virtual oleh masyarakat umum,"jelasnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Kata dia, melalui lelang online, pembeli dapat berbelanja secara live streaming atau zoom selama 10 menit dalam pelelangan. Hal ini memudahkan mereka melihat langsung tanpa harus berkeliling lapak-lapak Kurban di jalanan.

"Jadi peternak ngelive lewat zoom, terus memperlihat sapinya ke pelelang, selama 10 menit,"terangnya.

Wiki menambahkan, pelelangan dengan memilih hewan yang diinginkan dengan melakukan penawaran kelipatan untuk sapi Rp 100 ribu dan untuk domba kambing Rp 50 ribu. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.