Jumat, 05 Jun 2026 06:35 WIB

Lantik Pejabat Pratama Tinggi, Mensos Risma: Beri yang Terbaik untuk Masyarakat!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Jun 2022 09:40 WIB
Mensos Risma saat melantik pejabat di lingkungan Kemensos
Mensos Risma saat melantik pejabat di lingkungan Kemensos

selalu.id - Sebanyak 4 (empat) orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Kemensos dilantik oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini. Dalam pesannya, Mensos menekankan pentingnya saling melengkapi dan bekerja kolektif.

Sebagai sebuah kesatuan, Mensos meminta pejabat yang dilantik dan jajaran Kemensos untuk bergandengan tangan, dan menguatkan satu sama lain dalam menyelesaikan segala permasalahan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Tantangan dan kompleksitas masalah sosial kini semakin berat. Namun, Mensos memastikan tantangan tersebut bisa diatasi dengan kebersamaan dan didasari niat bekerja demi kebaikan masyarakat.

"Karena itu, sekali lagi, saya berharap. Mari bergandengan tangan, saling melengkapi satu sama lain. Keberhasilan ini, keberhasilan kita bersama. Kegagalan ini, kegagalan kita bersama," kata Mensos di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial RI, Senin (27/6/2022).

Kepada para pimpinan dan staf, Mensos juga menekankan pentingnya kesediaan untuk terus belajar.

"Belajar menjadi keharusan. Kita tidak boleh berhenti. Sampai suatu saat Tuhan memanggil kita," katanya.

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan 190 Pejabat, 2026 Jadi Tahun Pembuktian Kinerja

Adapun pejabat yang dilantik adalah Kepala Biro Organisasi dan SDM Suratna, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Iyan Kusmadiana, Direktur Pemberdayaan Kelompok Rentan Dewi Suhartini dan Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi I Ketut Supena.

Bagi pejabat yang dilantik, jabatan yang mereka emban, selain bentuk kepercayaan dari Mensos, juga merupakan amanah yang harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya.

Atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan, Karo Organisasi dan SDM Suratna mengucapkan terima kasih. Menurut dia, jabatan ini merupakan tanggung jawab besar.

Baca Juga: Kejari Surabaya Lantik Iwan Nuzuardhi Sebagai Kasi Pidsus, Fokus Pemberantasan Korupsi

"Bukan hal yang mudah, namun bukan tidak mungkin. Tugas dan tanggung jawab ini, saya lihat sebagai anugerah. Dengan tim yang saat ini tangguh, solid dan siap berkolaborasi, saya yakin bahwa semangat kita sama," kata dia.

Dalam perjalanan tugas nanti, Suratna akan memedomani arahan Mensos. Ia menangkap, pesan inti dari arahan Mensos bisa dipahami dalam slogan "Kemensos Hadir" yang harus diwujudkan secara nyata.

"Hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Jadi, mari tanamkan semangat untuk selalu memberi yang terbaik. Karena esok harus lebih baik dari hari ini, dan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin," ucap Suratna usai pelantikan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.