Kamis, 17 Sep 2026 06:14 WIB

Ini Penjelasan Wali Kota Eri Soal Banjir Tak Kunjung Surut di Surabaya Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Jun 2022 14:54 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menanggapi masalah banjir rob yang terjadi, Senin (13/6/2022) lalu di kawasan Surabaya Timur.

Eri mengatakan bahwa genangan air yang terjadi tak hanya di Surabaya Timur. Namun juga di Sidoarjo dan Gresik itu, disebabkan karena dampak banjir rob.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

"Pada waktu rob ini naik, saluran yg sudah ada tidak bisa dibuang ke laut. Jadi karena itu agak lama ketika lautnya surut,"kata Eri, Kamis (16/6/2022).

Selain itu, Eri menyampaikan dari genangan air tersebut ada rumah yang terkena dampak. Hingga air masuk sekitar 4 cm di kawasan Sukolilo.

"Itu juga saya menurunkan mobil PMK. Sekarang ini kita bagaimana mengatasi banjir rob ini,"ujar Eri.

Untuk mengatasi itu genangan air itu, salah satunya Pemkot Surabaya berencana akan membuat dinding penahan. Namun, biaya yang dibutuhkan jumlahnya sangat besar.

Baca Juga: Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Protes Sejumlah Pengembang Besar

"Tapi kita akan lakukan itu karena kenjeran sudah dijanjikan pak presiden untuk dibuatkan dinding penahan oleh kementrian PU,"tuturnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan bahwa memang pihaknya akan menambah pompa air untuk mengatasi genangan air tersebut. Seperti yang ada di Jalan Dharmawangsa.

Ia pun juga sudah memperkirakan curah hujan kedepannya, sehingga pompa air tersebut diganti menggunakan horizontal dengan gravitasi.

Baca Juga: Mahasiswa UINSA Demo Tolak Muzakki Kembali Pimpin Kampus, Angkat Persoalan Dana Hingga UKT

"Nah ketika gravitasi ini dengan curah tinggi yang ndak nututi, makanya rumah pompa dipasang lagi,"jelasnya.

"Tapi setelah itu kita pakai gravitasi, ternyata jaraknya terlalu panjang kilonya, ketika udah hujan gini maka kita pasang lagi pompa air,"tambahnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.