Senin, 02 Feb 2026 01:09 WIB

Cegah Penyakit Mulut dan Kaki Sapi, Polisi Periksa Hewan yang Masuk Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 12:55 WIB
Pemeriksaan hewan sapi yang masuk ke Surabaya
Pemeriksaan hewan sapi yang masuk ke Surabaya

selalu.id - Polsek Karang Pilang Surabaya melakukan penyekatan dan pemeriksaan kendaraan truk yang membawa hewan ternak masuk ke Surabaya.

Kapolsek Karang Pilang, Kompol Eko Sudarmanto mengatakan, penyekatan itu dilakukan untuk memeriksa surat perijinan dari pemerintah daerah yang terkait. Apakah hewan ternak itu sehat dan bebas dari PMK

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kebetulan malam ini, kami kapolsek dan Camat karang pilang, melakukan penyekatan kendaraan memuat sapi yang ada hubungannya dengan PMK," kata Kompol Eko, saat memeriksa surat perijinan hewan ternak, Selasa (15/6/2022) malam.

Kompol Eko menyampaikan, pemeriksaan satu truk yang membawa 24 ekor sapi dari Probolinggo dengan nopol N 9688 WK itu telah melengkapi surat perijinan ternak yang diperbolehkan masuk ke Surabaya.

"Suratnya dikeluarkan dari Probolinggo melalui dinas peternakan ada stempelnya lengkap. Dan jumlahnya juga ada, posisi sapi kondisinya sehat,"jelasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Polisi juga telah melakukan penyekatan truk yang membawa hewan ternak itu sejak wabah PMK muncul di Surabaya. Kompol Eko mengaku, pihaknya setiap hari meriksa truk sapi yang rata-rata isinya 17-20an ekor sapi.

"Itu tergantung dari daerah asal ngirim sapi.
Datangnya sapi setiap hari. Namun selasa dan sabtu lebih banyak yang masuk. 100 sapi itu mungkin satu minggu dua kali,"tuturnya.

Camat Karang Pilang Surabaya, Febriadhitya Prajatara, menambahkan bahwa pemeriksaan ini untuk mencegah PMK masuk. Sehingga, apabila ada hewan ternak yang masuk ke Surabaya, tidak memiliki Izin. Pihaknya minta dikembalikan ke asal daerahnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Ini langkah dari kami jajaran pemerintah maupun kepolisian untuk mengamankan terutama menjelang idul adha,"ungkap Febri.

Untuk kawasan yang boleh berjualan hewan ternak, Febri menerangkan bahwa Dinas Pertanian Surabaya telah sosialisasikan kepada para pengusaha ternak untuk menjual hewan kurban dengan dilengkapi izin..

"Nantinya akan di lakukan survei terlebih dahalu dipastikan kesehatannya seperti apa. Rekan- rekan dokter kesehatan, nakes hewan dan melalui dinas pertanian," (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.