Rabu, 22 Jul 2026 00:40 WIB

Berduaan Bersama Wanita Lain, Anggota DPRD Surabaya Digerebek Istri Siri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Jun 2022 19:54 WIB
ilustrasi penggerebekan selingkuh. Istimewa
ilustrasi penggerebekan selingkuh. Istimewa

selalu.id - MR (24), istri siri Anggota DPRD Surabaya melapor ke polisi lantaran dianiaya oleh seorang wanita yang diduga selingkuhan anggota DPRD Surabaya yang berinisial MH.

Peristiwa itu terjadi saat MR menggerebek MH bersama wanita lain di lantai 12 Apartemen Puncak Bukit Golf, Jalan Bukit Darmo, Kamis (9/6/2022) sekitar pukul 00.15 WIB.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Saat dikonfirmasi selalu.id, Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Agung Widoyoko membenarkan kejadian tersebut. Ia menerima laporan penganiayaan tersebut dan akan ditindak lanjuti dengan mediasi pada Sabtu, (11/06/2022).

"Memang ada pengaduan cewek. Dianiaya sama cewek juga. Nah itu belum masukkan kesana. Belum laporan hanya pengaduan,"ujarnya.

Polisi belum bisa memastikan pengaduan tersebut. Sebab, saat mengadu MR datang sendiri tidak disertai saksi. Sehingga, polisi perlu melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Makanya kita perlu pendalaman. Belum ada laporan, hanya pengaduan," ujarnya.

Sementara itu, MR mengaku, awalnya MH menghilang dari rumahnya selama 3 minggu. Ia pun berusaha menghubungi nomor pribadinya namun tidak aktif.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Saya datangi kantor Dewan dan DPC PKB Kota Surabaya tapi gaada mas MH" ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (09/06/2022).

Ia pun lantas teringat kepada pemandu lagu wanita berinisial H yang bekerja di salah satu Karaoke di Surabaya karena pernah menghubuni MR saat usai menikah siri dengan MH.

Ia yang penasaran langsung mendatangi apartemen Puncak Bukit Golf tempat H tinggal. Disana, ia mendapati mobil Fortuner Hitam milik MH berada di parkiran.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Saya langsung naik ke Lantai 12 naik tangga darurat dan bertemu dengan staffnya pak MH. Sempat dihalang-halangi, katanya pak MH tidak ada. Tapi saya lihat ada sepatunya," imbuh MR.

Saat sedang berdebat, tiba-tiba H keluar dengan emosi dan mengumpat MR dengan kalimat kasar. H lantas memukul dan membenturkan kepala MR ke Tembok Apartemen. Merasa dirugikan, MR lantas melapor ke Polsek Dukuh Pakis.

"Subuh karena badan saya sakit dan lebam saya lapor ke Polsek Dukuh Pakis. Hasil visum ada semua," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.