Minggu, 02 Agu 2026 12:03 WIB

Festival Citraland Surabaya: UMKM Empat Kecamatan Berkompetisi Pamerkan Karyanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 09 Jun 2022 12:26 WIB
Salah satu model memperagakan busana karya UMKM pada Festival UMKM Citraland, Surabaya
Salah satu model memperagakan busana karya UMKM pada Festival UMKM Citraland, Surabaya

selalu.id - Empat kecamatan menampilkan peragaan busana karya dari UMKM-nya pada rangkaian festival UMKM di Gwalk Citraland, Surabaya, Rabu (8/6/2022).

"Fashion show ini memang spesial banget untuk hari ini, fashion ini sebenarnya untuk memperkenalkan atau mempromosikan," kata City Manager Citraland Surabaya, Nada Putri.

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Nada menyampaikan, fashion show ini sebagai ajang untuk mempromosikan karya-karya UMKM Surabaya kepada masyarakat luas.

"Produk-produk UMKM dari empat kecamatan, yakni Lakarsantri, Pakal, Benowo, Sambikerep," ujarnya.

Tercatat sebanyak 30 model memperagakan busana menarik karya UMKM dari empat kecamatan.

"Bersama Pemkot Surabaya, kita kolaborasi dan bersinergi dengan empat kecamatan dan warga-warga yang ada di sekitar Citraland untuk memajukan UMKM-nya mereka," jelasnya.

Nada menambahkan, Festival UMKM ini sendiri berlangsung mulai 4-11 Juni 2022. Kegiatan tersebut sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-729 Kota Surabaya.

Baca Juga: 2 Oknum Petugas DLH Surabaya Peras Pedagang di Kawasan Tugu Pahlawan, Ini Tampangnya

Tak hanya fashion show saja, rangkaian acara ini juga menampilkan talk show dari Bank Jatim serta live music.

Menariknya, para Camat dari empat kecamatan turut mengisi acara yakni pementasan luduk yang berjudul Lapak Bokep yang menceritakan dilema para pelaku UMKM.

Diana, salah satu peserta fashion show mengaku bahwa pembuatan baju yang diperagakan tersebut tanpa menggunakan alat, alias dengan kerajinan tangan.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

"Kerajinan ini handmade tanpa alat sama sekali. Satu tas bisa selesai hingga dua hari," kata Diana.

Diana mengaku produknya sudah sampai ke Korea dan mendapat respon cukup baik oleh masyarakat di sana.

"Produk ini diminati pasar Korea. Namun memang kita belum ekspor,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Temuan di Graha Kota menjadi salah satu yang paling menonjol dalam operasi itu. Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak beroperasi sebagai toko vape.

Perketat Pengawasan Miras, Pemkab Sidoarjo Tutup Tiga Tempat Penjualan di KNV

Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan kepada petugas, izin usaha yang dimiliki hanya sebagai distributor, bukan untuk kegiatan penjualan ritel.

Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

“Bukan hanya rumah yang dibangun, tetapi juga ada saluran air bersih, IPAL, tandon air, jalan-jalan lingkungan, dan berbagai fasilitas," kata AHY.

Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Dindik Jatim

Majelis menyatakan Hudiyono terbukti turut serta dalam perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara bersama mantan Kadispendik Jawa Timur dan Jimmy.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Anggota PSHT di Ambyar Superclub Surabaya

Polrestabes Surabaya berkomitmen memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Urgent! Balita Sakit Anemia Berat di Mojokerto Butuh Bantuan Donor Darah O Bombay Rhesus Positif

Saat ini, bayi yang berusia 2 tahun 3 bulan itu tengah dirawat di RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Membutuhkan bantuan segera.