Kamis, 23 Jul 2026 17:55 WIB

Oknum Pejabat Satpol PP Surabaya Diduga Menjual Barang-barang Hasil Penertiban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Jun 2022 00:30 WIB
Aktivitas Satpol PP Surabaya. Foto: Istimewa
Aktivitas Satpol PP Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - Oknum pejabat Satpol PP Surabaya diduga menjual hasil barang penertiban yang tersimpan di gudang Jalan Tanjung Sari Baru 11-15, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Informasi menyebutkan barang-barang hasil penertiban tersebut dijual seharga ratusan juta.

Baca Juga: Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Kasus yang menjadi buah bibir di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya ini diungkap Komunitas Peduli Surabaya.

Julianto, salah satu perwakilan dari Komunitas Peduli Surabaya, mengaku telah memantau gudang Satpol PP Surabaya tersebut.

Berdasarkan pantuan Julianto, disebutkan semua kegiatan di tempat tersebut sudah dihentikan. Sebab, ada dugaan barang hasil penertiban Satpol PP Surabaya dijual tidak sesuai prosedur.

"Tentu ini sudah menyalahi aturan," tegasnya, Jumat (3/6/2022).

Julianto menyampaikan, selama ini di gudang tersebut tersimpan semua barang hasil penertiban Satpol PP Surabaya diantaranya potongan reklame, potongan utilitas, spanduk, tower, rombong dan barang hasil penertiban lainnya.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Jadi, isinya di dalam gudang itu kayu, besi, dan kabel. Makanya, nilainya pasti besar kalau dirupiahkan," protesnya.

Julianto berharap tindakan oknum petinggi ini segera ditangani serius oleh Kepala Satpol PP Surabaya, Inspektorat Surabaya, dan juga pihak kepolisian.

Julianto menegaskan, hal itu sudah menyalahi aturan dan itu sudah bisa masuk ke dalam ranah korupsi.

"Padahal oknum ini sudah ASN dan pasti pendapatannya sudah tinggi. Masak masih kurang aja, apalagi ini warga baru mau bergerak perekonomiannya, mana rasa simpati dan empatinya?" ungkapnya.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Terpisah, Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut.

Eddy mengaku sudah menindaklanjuti temuan tersebut. Namun, ia masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Karena pihaknya tengah mendalami kasus ini.

"Iya itu benar. Kami masih mendalami itu," kata Eddy singkat melalui pesan WhatsApp-nya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.