Kamis, 23 Jul 2026 07:41 WIB

Penjual Hewan Kurban Dilarang Berdagang Sembarangan di Surabaya, Ini Aturannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jun 2022 17:09 WIB
Peternakan sapi
Peternakan sapi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang pedagang hewan kurban berjualan di sembarang tempat. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, pelarangan tersebut dilakukan upaya untuk mencegah penularan virus PMK saat Idul Adha.

"Prinsip bahwa kita harus memutus perkembangbiakan virus dengan mengurangi penyebarannya dengan membatasi lalu lintas hewan ternak," kata Antiek, Jumat (3/5/2022).

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Antiek menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelurahan dan Kecamatan di seluruh Surabaya, untuk tidak sembarangan memberikan izin terhadap pedagag hewan kurban di wilayahnya.

Kata dia, kelurahan dan kecamatan boleh memberi izin. Namun, hewan kurban harus disertai dengan surat keterangan sehat dan lahan. Hal itu dilakukan agar berjualan tetap bersih dan steril.

"Area-area yang dipakai untuk dibuat jualan supaya tidak menularkan atau semakin mengembangbiakkan virus itu," jelasnya.

Lebih lanjut Antiek pun tidak menyarankan pedagang hewan kurban berjualan di pinggir-pinggir jalan. Sebab, hewan kurban yang dijual di Kota Surabaya harus memiliki tempat yang jelas.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

"Tempat itu sudah mendapat izin dari kelurahan dan kecamatan setempat, dan lahan itu cukup dijaga kebersihannya dan kesejahteraan ternaknya," ucapnya.

Untuk memastikan hewan kurban yang dijual sehat, Antiek menyampaikan bahwa akan menerjunkan tim di lapangan.

Kemudian, apabila hewan dirasa cukup sehat, maka pihaknya akan mengeluarkan Surat Keterangan Sehat.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Itu supaya masyarakat juga yakin dan tenang ketika mereka membeli hewan ternaknya sudah ada surat sehatnya," tuturnya.

Ia menambahkan, sejauh ini persediaan hewan kurban di Jawa Timur cukup tersedia. Begitu juga dengan persediaan di Surabaya.

"Idul Adha ketersediaan hewan qurban di Jawa Timur kata ibu Gubernur cukup tersedia, tapi tadi bahwa kondisinya harus sehat," pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.