Minggu, 01 Nov 2026 22:22 WIB

Penjual Hewan Kurban Dilarang Berdagang Sembarangan di Surabaya, Ini Aturannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jun 2022 17:09 WIB
Peternakan sapi
Peternakan sapi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang pedagang hewan kurban berjualan di sembarang tempat. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, pelarangan tersebut dilakukan upaya untuk mencegah penularan virus PMK saat Idul Adha.

"Prinsip bahwa kita harus memutus perkembangbiakan virus dengan mengurangi penyebarannya dengan membatasi lalu lintas hewan ternak," kata Antiek, Jumat (3/5/2022).

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Antiek menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kelurahan dan Kecamatan di seluruh Surabaya, untuk tidak sembarangan memberikan izin terhadap pedagag hewan kurban di wilayahnya.

Kata dia, kelurahan dan kecamatan boleh memberi izin. Namun, hewan kurban harus disertai dengan surat keterangan sehat dan lahan. Hal itu dilakukan agar berjualan tetap bersih dan steril.

"Area-area yang dipakai untuk dibuat jualan supaya tidak menularkan atau semakin mengembangbiakkan virus itu," jelasnya.

Lebih lanjut Antiek pun tidak menyarankan pedagang hewan kurban berjualan di pinggir-pinggir jalan. Sebab, hewan kurban yang dijual di Kota Surabaya harus memiliki tempat yang jelas.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

"Tempat itu sudah mendapat izin dari kelurahan dan kecamatan setempat, dan lahan itu cukup dijaga kebersihannya dan kesejahteraan ternaknya," ucapnya.

Untuk memastikan hewan kurban yang dijual sehat, Antiek menyampaikan bahwa akan menerjunkan tim di lapangan.

Kemudian, apabila hewan dirasa cukup sehat, maka pihaknya akan mengeluarkan Surat Keterangan Sehat.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Itu supaya masyarakat juga yakin dan tenang ketika mereka membeli hewan ternaknya sudah ada surat sehatnya," tuturnya.

Ia menambahkan, sejauh ini persediaan hewan kurban di Jawa Timur cukup tersedia. Begitu juga dengan persediaan di Surabaya.

"Idul Adha ketersediaan hewan qurban di Jawa Timur kata ibu Gubernur cukup tersedia, tapi tadi bahwa kondisinya harus sehat," pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian.