Rabu, 04 Nov 2026 15:22 WIB

Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Beber Sejarah Putera Sang Fajar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 16:25 WIB
Bakti sosial bulan Bung Karno di Surabaya
Bakti sosial bulan Bung Karno di Surabaya

selalu.id - Memasuki Juni, yang dikenal sebagai Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Surabaya memperingati dengan sejumlah agenda kegiatan.

Setelah Hari Lahir Pancasila 1 Juni kemarin, dilanjutkan peringatan hari lahir Bung Karno, 6 Juni. Bertempat di rumah kelahiran Sang Proklamator, yang nama kecilnya Kusno, di kampung Pandean Gang IV, Kelurahan Peneleh, Genteng, Surabaya.

Baca Juga: Diskotek dan Klub Malam Surabaya Wajib Siapkan Ruang Khusus Pengunjung Mabuk

Surabaya adalah kota tempat kelahiran 'Putera Sang Fajar', panggilan lain Bung Karno. Surabaya juga tempat Soekarno tumbuh sebagai anak muda di zamannya dan menggembleng sebagai tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, mengatakan, Juni menjadi Bulan Bung Karno karena di bulan ini ada tiga momen penting dalam kehidupan proklamator kita tercinta tersebut.

Pertama, pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila yang digali dari kearifan masyarakat Indonesia. Hari itulah, 1 Juni, yang kemudian ditetapkan pemerintah menjadi Hari Lahir Pancasila.

Kedua, 6 Juni 1901 adalah hari lahir Bung Karno di Kota Surabaya. Ketiga, 21 Juni 1970 saat Bung Karno wafat dan membawa kesedihan mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Selamat memasuki Juni Bulan Bung Karno. Kita kembali berkontemplasi, bahwa Surabaya adalah kota penting dalam perjalanan hidup, sejarah dan gerak perjuangan Bung Karno," kata Adi.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Terima SPDP Go Bozze Gozali, Kasi Intel: Belum Ada Tersangka

"Surabaya adalah kota kelahiran Bung Karno, di Pandean Gang IV pada 6 Juni 1901. Di Surabaya pula Bung Karno menempuh sekolah menengah, dengan indekos pada H. Oemar Said Tjokroaminoto. Dan, bersama tokoh-tokoh muda pergerakan yang lain, belajar dan menempa diri serta menyerap spirit perjuangan dari Pak Tjokro, pemimpin Sarikat Islam," lanjut Adi, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Kaitan Bung Karno dan Surabaya, lanjut Adi, juga tampak ketika ayahanda Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu bersekolah di Hogere Burger School (HBS), yang kini menjadi bangunan Kantor Pos Besar, tak jauh dari Tugu Pahlawan Surabaya.

Dikatakan, Surabaya adalah dapurnya pergerakan nasionalisme di Indonesia. Tempat para tokoh menggodok ide dan gagasan Indonesia modern, dan mengembangkan perlawanan yang terorganisir terhadap rezim kolonialisme Belanda.

"Tak heran, Bung Karno menyebut Surabaya sebagai dapur nasionalisme," ujar Adi.

Baca Juga: Pedagang Pasar Tanjungsari, Persoalkan PISS, Ketua DPRD Surabaya: Harus Dievaluasi

"Peringatan Juni Bulan Bung Karno ini juga membawa ingatan kolektif kita, bahwa di Surabaya inilah digodok ide dan gagasan Indonesia modern oleh tokoh-tokoh muda pergerakan kala itu, seperti Bung Karno," imbuh Adi.

Peringatan Hari Lahir Bung Karno di Surabaya meliputi khataman Al-Quran, istighosah, doa bersama lintas agama, gebyar resep Mustika Rasa warisan Bung Karno, Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA), bakti sosial, santunan anak-anak yatim piatu, dan lain-.

Serta kegiatan yang dipelopori anak-anak muda milenial. "Sehingga anak-anak muda, kaum milineal, memiliki kebanggaan kuat terhadap Bung Karno yang terlahir di Surabaya," pungkas Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polisi Serahkan 15 Fragmen Tulang Milik Dua Korban Pembunuhan di Madiun

Dari 15 fragmen tersebut, hanya satu yang dapat diidentifikasi berasal dari tulang panggul, sedangkan sisanya berupa serpihan sehingga sulit dibedakan

Pengedar asal Kediri Diciduk di Nganjuk, Sabu Disimpan dalam Bungkus Minuman Energi

Terduga pelaku berinisial DS (29) warga Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.

Hasil Liga Champions: Man Utd Comeback Lawan AS Roma 3-2

Comeback ini memberi harapan baru bagi Setan Merah untuk bangkit di kompetisi Eropa dan domestik.

Stikosa-AWS dan Antara Jatim Gelar Futsal Antar Media Lewat Prapanca AWS Cup 2026

Ajang ini diinisiasi untuk kebersamaan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi media di Jawa Timur.

Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Sigit Prabowo Dipecat dari KSP

Mensesneg Prasetio Hadi mengatakan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Listyo tengah disiapkan.

GM FKPPI Jatim: Penyadapan Presiden Pengkhianatan Amanah Negara, Bongkar Aktor Intelektualnya

Agoes juga meminta penyidik mendalami kemungkinan adanya motif politik maupun tujuan yang lebih jauh terhadap keamanan negara.