Jumat, 05 Jun 2026 08:54 WIB

Dokter Hewan Sarankan ini agar Aman Mengkonsumsi Sapi dan Kambing saat Idul Adha

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Mei 2022 13:46 WIB
Penyuntikan sapi di peternakan di Surabaya.
Penyuntikan sapi di peternakan di Surabaya.

selalu.id - Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur I, menyebut virus Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak diwaspadai. Lantaran berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

Perwakilan PDHI Jatim, drh Wiryadining Daruki, mengatakan bahwa virus PMK bisa merugikan warga yang memiliki peternakan sapi, kambing, domba maupun babi.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sebab itu, Wiryadininig menghimbau, seluruh lurah dan camat di Surabaya untuk turut serta melakukan sosialisasi dan pengawasan kepada para peternak maupun RPH di masing-masing wilayahnya.

"Tidak usah khawatir untuk yang ingin mengonsumsi daging, monggo saja. Karena kalau dipotong di RPH akan sangat jelas terlihat antara hewan yang terjangkit PMK dan tidak, pastinya ada tim medis dan dokter," kata drh Wiryadining, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

drh Wiryadining berpesan untuk hewan yang terjangkit PMK, kemudian disembelih sebaiknya bagian kepala, kaki dan jeroan harus dimusnahkan dengan cara dikubur.

Ia juga menyarankan ketika menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, masyarakat dapat memotong hewan qurban di RPH yang sudah terjamin keamanannya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sehingga, nantinya bisa dilakukan penyuluhan ke takmir masjid, atau panitia Idul Adha. Tak hanya itu vaksinasi massal ke hewan ternak juga dilakukan.

"Kami harap juga dilakukan vaksinasi massal ke hewan ternak untuk menghindari penularan PMK, mudah-mudah bisa segera berakhir," ujarnya,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.