Rabu, 22 Jul 2026 10:59 WIB

Wali Kota Surabaya Imbau Masyarakat Tak Gelar Takbir Keliling

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mei 2022 22:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Mapolres Yabes Surabaya
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat di Mapolres Yabes Surabaya

selalu.id - Forkopimda Kota Surabaya melakukan pengecekan pelayanan arus mudik dan sejumlah Pos Pengamanan Terpadu Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik lebaran.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Saya berharap malam takbir tidak ada kegiatan takbir keliling. Kita melaksanakan malam takbir di masjid dan musala masing-masing untuk mencegah antar bentrokan dan karena masih dalam masa pandemi Covid-19," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai kegiatan apel bersama yang berlangsung di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (1/5/2022) sore.

Wali Kota Eri Cahyadi juga berpesan kepada warga, khususnya yang tidak melakukan mudik agar turut serta menjaga kamtibmas di masing-masing wilayahnya.

Sedangkan bagi yang melakukan mudik, ia berharap warga tersebut tetap mengutamakan keselamatan di jalan.

"Bagi yang mudik, bisa disampaikan keamanannya kepada petugas di kampungnya setempat. Sehingga tahu rumah mana yang ditinggalkan. Sekaligus sebelum mudik tolong dipastikan keamanan rumah, baik itu terkait listrik atau kompor gas," harapnya.

Eri menyampaikan, sebanyak 2.500 personel gabungan juga dikerahkan untuk mendukung pengamanan selama libur lebaran di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Insyaallah dengan doanya warga Surabaya, dengan kebersamaan dan kekompakan, Forkopimda Surabaya sudah berjuang sangat luar biasa, saya yakin Surabaya akan terjaga keamanannya," tegasnya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan arak-arakan takbir keliling.

Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya bakal mengarahkan masyarakat agar melaksanakan malam takbir di masing-masing wilayah kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kita arahkan ke wilayahnya. Jadi mereka dikanalisasi di kelurahan-kecamatan masing-masing supaya tertib menghindari potensi permasalahan, seperti gesekan dan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kombes Pol Akhmad Yusep.

Kapolres kembali mengimbau kepada masyarakat agar dapat mentaati aturan tersebut. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan maupun tindakan pidana bisa dicegah secara bersama-sama.

"Kalau ada (arak-arakan malam takbir), kita hentikan dan dikawal dikembalikan ke asal keberangkatan. Kita lakukan dengan persuasif dan humanis," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.