Kamis, 23 Jul 2026 19:03 WIB

Hilal Terlihat di Tiga Lokasi di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mei 2022 18:57 WIB
Pemgamatan Hilal di Surabaya
Pemgamatan Hilal di Surabaya

selalu.id - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) melakukan rukyat hilal untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah.

Pengamatan tersebut dilakukan, Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA) Fakultas Syariah dan Hukum.
Minggu (1/4/2022), dimulai pukul 16.30 WIB sampai selesai di OASA kampus UINSA Gedung Twintower B Lantai 10 di Jl Ahmad Yani, Surabaya.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Hilal memungkinkan untuk terlihat dengan syarat tidak tertutup awan," kata observer OASA Muhammad Abarul Umam,.

"Kami berharap posisi hilal tidak tertutup awan, sehingga dapat terlihat dengan teleskop," imbuhnya.

Umam menjelaskan, kurang lebih ada 20 Observer terlibat dalam pemantauan hilal. Terdiri dari mahasiswa dan dosen.

Ada 7 alat teleskop manual, satu teleskop robotik yang digunakan OASA. Hingga berita ini ditulis, prosesi pemantauan hilal masih berlangsung.

"Di Jatim maksimal seharusnya 17.30 WIB sudah dapat setor data," kata Umam.

Jika memang banyak lokasi yang melihat hilal hari ini, artinya Lebaran akan jatuh besok Senin, 2 April 2022. Namun, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Kemenag.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Untuk sementara hingga pukul 17.53 WIB, hilal dinyatakan terlihat di 3 lokasi di Jawa Timur. Lokasi itu antara lain di Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, serta di lokasi pemantauan hilal di Mojokerto.

Ketua Falakiyah NU Jatim Shofiyullah yang menyatakan itu. "Benar, sementara ini hilal terlihat di 3 lokasi itu. Di Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, dan di Mojokerto," ujarnya, Minggu (1/5/2022) petang.

Sehingga masyarakat masih menanti keputusan pemerintah dan organisasi Islam terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri 1443 Hijriah. Keputusan itu akan ditentukan dalam Sidang Isbat nanti setelah keluarnya hasil pemantauan hilal atau Rukyat di beberapa daerah.

Total, ada sebanyak 31 titik se-Jatim yang menjadi lokasi pemantauan hilal.
.
"Mulai hari ini, nanti kalau terlihat (hilal), ya, berarti besok (Senin) Hari Raya (Idul Fitri 1443 H). tapi kalau tidak terlihat di Indonesia, berarti hari rayanya mundur sehari," kata Shofiyullah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Menurutnya 31 titik itu tersebar di sejumlah daerah se-Jatim. Mulai dari Surabaya, Gresik, Kediri, Probolinggo, Malang, hingga Blitar.

Meski begitu, pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat, khususnya Nahdliyin, agar tetap bersabar. Pihaknya bersama pemerintah akan segera melaporkan hasil hilal.

"Saya mohon tetap menunggu hasil rukyat. Akan segera kami beritahukan ke PBNU dan segera kami laporkan ke Kemenag kemudian diisbatkan oleh Menag. PBNU nanti yang akan menyebarkannya hasilnya. Setidaknya jam 19.00 WIB sudah ada keputusannya," katanya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Massa juga mengatakan penegakan hukum di Indonesia saat ini hanya berlaku kepada rakyat kecil dan tidak berani menyentuh kepada pejabat.

690 Kios di Mojokerto Menunggak Bayar Retribusi, Pemkab Rugi 961 Juta

Penempelan stiker merupakan bentuk penertiban terhadap para pedagang yang hingga saat ini belum memenuhi kewajiban membayar retribusi sewa kios.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.