Senin, 02 Feb 2026 10:51 WIB

Hilal Terlihat di Tiga Lokasi di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mei 2022 18:57 WIB
Pemgamatan Hilal di Surabaya
Pemgamatan Hilal di Surabaya

selalu.id - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa) melakukan rukyat hilal untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah.

Pengamatan tersebut dilakukan, Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA) Fakultas Syariah dan Hukum.
Minggu (1/4/2022), dimulai pukul 16.30 WIB sampai selesai di OASA kampus UINSA Gedung Twintower B Lantai 10 di Jl Ahmad Yani, Surabaya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Hilal memungkinkan untuk terlihat dengan syarat tidak tertutup awan," kata observer OASA Muhammad Abarul Umam,.

"Kami berharap posisi hilal tidak tertutup awan, sehingga dapat terlihat dengan teleskop," imbuhnya.

Umam menjelaskan, kurang lebih ada 20 Observer terlibat dalam pemantauan hilal. Terdiri dari mahasiswa dan dosen.

Ada 7 alat teleskop manual, satu teleskop robotik yang digunakan OASA. Hingga berita ini ditulis, prosesi pemantauan hilal masih berlangsung.

"Di Jatim maksimal seharusnya 17.30 WIB sudah dapat setor data," kata Umam.

Jika memang banyak lokasi yang melihat hilal hari ini, artinya Lebaran akan jatuh besok Senin, 2 April 2022. Namun, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Kemenag.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Untuk sementara hingga pukul 17.53 WIB, hilal dinyatakan terlihat di 3 lokasi di Jawa Timur. Lokasi itu antara lain di Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, serta di lokasi pemantauan hilal di Mojokerto.

Ketua Falakiyah NU Jatim Shofiyullah yang menyatakan itu. "Benar, sementara ini hilal terlihat di 3 lokasi itu. Di Condrodipo Gresik, Tanjung Kodok Lamongan, dan di Mojokerto," ujarnya, Minggu (1/5/2022) petang.

Sehingga masyarakat masih menanti keputusan pemerintah dan organisasi Islam terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri 1443 Hijriah. Keputusan itu akan ditentukan dalam Sidang Isbat nanti setelah keluarnya hasil pemantauan hilal atau Rukyat di beberapa daerah.

Total, ada sebanyak 31 titik se-Jatim yang menjadi lokasi pemantauan hilal.
.
"Mulai hari ini, nanti kalau terlihat (hilal), ya, berarti besok (Senin) Hari Raya (Idul Fitri 1443 H). tapi kalau tidak terlihat di Indonesia, berarti hari rayanya mundur sehari," kata Shofiyullah.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Menurutnya 31 titik itu tersebar di sejumlah daerah se-Jatim. Mulai dari Surabaya, Gresik, Kediri, Probolinggo, Malang, hingga Blitar.

Meski begitu, pihaknya telah mengimbau kepada masyarakat, khususnya Nahdliyin, agar tetap bersabar. Pihaknya bersama pemerintah akan segera melaporkan hasil hilal.

"Saya mohon tetap menunggu hasil rukyat. Akan segera kami beritahukan ke PBNU dan segera kami laporkan ke Kemenag kemudian diisbatkan oleh Menag. PBNU nanti yang akan menyebarkannya hasilnya. Setidaknya jam 19.00 WIB sudah ada keputusannya," katanya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.