Selasa, 03 Feb 2026 13:29 WIB

Pertamina Tekan Emisi Karbon, Penghematan Energi dan Pengelolaan Limbah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Apr 2022 20:06 WIB
Aktivitas warga di kawasan Subholding Gas Pertamina, PT PGN
Aktivitas warga di kawasan Subholding Gas Pertamina, PT PGN

selalu.id - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk berkomitmen mengelola dan menurunkan emisi karbon atau efek Gas Rumah Kaca (GRK) yang ditunjukkan melalui penurunan pemanfaatan energi, penurunan emisi karbon, dan pengelolaan limbah dalam kegiatan operasional perusahaan.

Secara keseluruhan, PGN melakukan upaya penghematan energi dan berjalan cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pengurangan konsumsi energi selama 2020 sejumlah 24.191,43 GJ. Sejalan dengan upaya penghematan energi, PGN berhasil melakukan pengurangan emisi 76.303,35 ton CO2eq pada 2020.

Baca Juga: Penyaluran Gas Bumi PGN Selama Nataru 2025–2026 Berjalan Sesuai Kebutuhan

Laporan kinerja yang terangkum dalam Laporan Keberlanjutan 2021 ini diganjar Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022 (TEK 2022) yang diselenggarakan oleh Berita Satu Media Holding dan Bumi Global Karbon Foundation.

PGN meraih gelar Green untuk kategori Emiten atas kontribusi nyata dalam mengelola dan menurunkan emisi karbon atau Gas Rumah Kaca (GRK) dan diterima secara virtual oleh Group Head HSSE PGN, Santiadji Gunawan pada Jumat, (22/04/2022).

"Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menyadari peran penting perseroan dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Gas bumi juga merupakan energi fosil ramah lingkungan yang memiliki peran penting sebagai solusi energi di masa transisi energi saat ini," ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, (25/04/2022).

PGN juga berhasil melakukan pengelolaan limbah dengan cara mengurangi limbah dari sumbernya (reduction at source). Artinya, PGN berusaha mengurangi jumlah limbah melalui perencanaan untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan dari pembuangan limbah.

Pada 2020, PGN berhasil menurunkan jumlah limbah B3 sebesar 3% yaitu 13,404532 ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13,760261 ton.

Baca Juga: Respon Bencana Banjir Sumatera, PGN Distribusikan Bantuan Logistik

Gelar Green dinilai berdasarkan pencapaian perhitungan dan penurunan emisi yang mencangkup 3 cakupan/scope. Scope 1 meliputi emisi langsung seperti BBM, scope 2 meliputi emisi tidak langsung seperti listrik, dan scope 3 meliputi emisi tidak langsung seperti logistic, perjalanan dinas udara, serta emisi supplier.

Dasar penilaian didapatkan dari sustainability report (SR) atau laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2020 yang terbit tahun 2021. Data yang diambil adalah perhitungan emisi perusahaan yang terdiri dari scope 1,2,3, serta perhitungan emisi yang diungkapkan perusahaan.

"Kami menyadari, kegiatan operasional kami yang merupakan pemanfaatan sumber daya alam bersentuhan langsung dengan alam. Karenanya, kami berkomitmen untuk melestarikan lingkungan. Rencana strategis pengelolaan lingkungan hidup disusun dalam Peta Jalan Transformasi Lingkungan sebagai acuan dasar dalam pencapaian tujuan usaha," ujar Faris.

Direktur Pemberitaan Berita Satu Media Holdings, Primus Dorimulu memaparkan bahwa Penghargaan TEK 2022 merupakan apresiasi kepada korporasi yang dinilai transparan dalam penurunan emisi karbon atau GRK.

Baca Juga: DPR, Wali Kota Eri Cahyadi, dan DPRD Surabaya All Out Tuntaskan Sengketa Eigendom

Dalam beberapa tahun terakhir, para pemimpin dunia menggulirkan kebijakan untuk mengurangi emisi, mendorong investasi hijau, mengatasi perubahan iklim, menjunjung tinggi keadilan, dan mendorong perubahan yang berkelanjutan.

"Isu yang paling mutakhir adalah penerapan ESG. Korporasi yang tidak menerapkan ESG atau kurang mengindahkan ESG, maka akan terpental dari persaingan," ujar Primus.

"Semoga dengan diberikannya penghargaan ini, kami terus termotivasi dalam memperluas layanan gas bumi, serta meneruskan komitmen ESG dan SDGs perseroan ke depan," pungkas Faris. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.