Selasa, 03 Feb 2026 16:47 WIB

Pertamina Tekan Emisi Karbon, Penghematan Energi dan Pengelolaan Limbah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 25 Apr 2022 20:06 WIB
Aktivitas warga di kawasan Subholding Gas Pertamina, PT PGN
Aktivitas warga di kawasan Subholding Gas Pertamina, PT PGN

selalu.id - Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk berkomitmen mengelola dan menurunkan emisi karbon atau efek Gas Rumah Kaca (GRK) yang ditunjukkan melalui penurunan pemanfaatan energi, penurunan emisi karbon, dan pengelolaan limbah dalam kegiatan operasional perusahaan.

Secara keseluruhan, PGN melakukan upaya penghematan energi dan berjalan cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pengurangan konsumsi energi selama 2020 sejumlah 24.191,43 GJ. Sejalan dengan upaya penghematan energi, PGN berhasil melakukan pengurangan emisi 76.303,35 ton CO2eq pada 2020.

Baca Juga: Penyaluran Gas Bumi PGN Selama Nataru 2025–2026 Berjalan Sesuai Kebutuhan

Laporan kinerja yang terangkum dalam Laporan Keberlanjutan 2021 ini diganjar Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022 (TEK 2022) yang diselenggarakan oleh Berita Satu Media Holding dan Bumi Global Karbon Foundation.

PGN meraih gelar Green untuk kategori Emiten atas kontribusi nyata dalam mengelola dan menurunkan emisi karbon atau Gas Rumah Kaca (GRK) dan diterima secara virtual oleh Group Head HSSE PGN, Santiadji Gunawan pada Jumat, (22/04/2022).

"Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN menyadari peran penting perseroan dalam mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Gas bumi juga merupakan energi fosil ramah lingkungan yang memiliki peran penting sebagai solusi energi di masa transisi energi saat ini," ujar Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, (25/04/2022).

PGN juga berhasil melakukan pengelolaan limbah dengan cara mengurangi limbah dari sumbernya (reduction at source). Artinya, PGN berusaha mengurangi jumlah limbah melalui perencanaan untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan dari pembuangan limbah.

Pada 2020, PGN berhasil menurunkan jumlah limbah B3 sebesar 3% yaitu 13,404532 ton, turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 13,760261 ton.

Baca Juga: Respon Bencana Banjir Sumatera, PGN Distribusikan Bantuan Logistik

Gelar Green dinilai berdasarkan pencapaian perhitungan dan penurunan emisi yang mencangkup 3 cakupan/scope. Scope 1 meliputi emisi langsung seperti BBM, scope 2 meliputi emisi tidak langsung seperti listrik, dan scope 3 meliputi emisi tidak langsung seperti logistic, perjalanan dinas udara, serta emisi supplier.

Dasar penilaian didapatkan dari sustainability report (SR) atau laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2020 yang terbit tahun 2021. Data yang diambil adalah perhitungan emisi perusahaan yang terdiri dari scope 1,2,3, serta perhitungan emisi yang diungkapkan perusahaan.

"Kami menyadari, kegiatan operasional kami yang merupakan pemanfaatan sumber daya alam bersentuhan langsung dengan alam. Karenanya, kami berkomitmen untuk melestarikan lingkungan. Rencana strategis pengelolaan lingkungan hidup disusun dalam Peta Jalan Transformasi Lingkungan sebagai acuan dasar dalam pencapaian tujuan usaha," ujar Faris.

Direktur Pemberitaan Berita Satu Media Holdings, Primus Dorimulu memaparkan bahwa Penghargaan TEK 2022 merupakan apresiasi kepada korporasi yang dinilai transparan dalam penurunan emisi karbon atau GRK.

Baca Juga: DPR, Wali Kota Eri Cahyadi, dan DPRD Surabaya All Out Tuntaskan Sengketa Eigendom

Dalam beberapa tahun terakhir, para pemimpin dunia menggulirkan kebijakan untuk mengurangi emisi, mendorong investasi hijau, mengatasi perubahan iklim, menjunjung tinggi keadilan, dan mendorong perubahan yang berkelanjutan.

"Isu yang paling mutakhir adalah penerapan ESG. Korporasi yang tidak menerapkan ESG atau kurang mengindahkan ESG, maka akan terpental dari persaingan," ujar Primus.

"Semoga dengan diberikannya penghargaan ini, kami terus termotivasi dalam memperluas layanan gas bumi, serta meneruskan komitmen ESG dan SDGs perseroan ke depan," pungkas Faris. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.