Senin, 07 Sep 2026 19:28 WIB

Emil Dardak Terpilih Ketua Demokrat Jatim, Anak Khofifah dan La Nyalla Bergabung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Apr 2022 21:35 WIB
Pelantikan Ketua DPD Demokrat Jatim di Surabaya
Pelantikan Ketua DPD Demokrat Jatim di Surabaya

selalu.id - Kepengurusan DPD Partai Demokrat Jawa Timur kini resmi dibawah kepemimpinan Emil Elestianto Dardak yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur. Sejumlah wajah baru dan tokoh-tokoh muda juga mewarnai kepengurusan partai berlambang bintang mercy ini.

"Kami akan ikhtiar dan bekerja sungguh-sungguh dan tentu pesan saya tadi Jawa Timur kalau ingin sukses ya harus terluas melakukan konsolidasi secara internal dan juga secara paralel selalu dekat dengan rakyat," kata Emil usai resmi dilantik di Pakuwon Grand Imperial Ballroom Surabaya, Sabtu, (22/4/2022).

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Emil Dardak juga menanggapi soal aksi demo yang menolak hasil keputusan yang membuat Bayu Airlangga tidak menjadi Ketua DPD Demokrat Jatim. Ia menyebut hal tersebut adalah aspirasi damai.

"Dari simpatisan yang kita respon juga dengan rasa kekeluargaan, jadi saya rasa sudah selesai nggak ada maslah, dan tadi diawal pelantikan bapak kepala BPOKK menjabarkan dengan sangat detail proses musda, termasuk semua sepakat 38 (DPC) mengajukan 2 nama untuk dipilih," jelansya.

Emil menegaskan dengan terpilihnya ia sebagai ketua DPD Demokrat Jatim bahwa sudah tidak ada lagi dua kubu.

"Semua bersatu, tidak ada kubu bayu, tidak ada kubu emil yang adalah kubu tegak lurus kubu AHY, itu respon dari kami mengenai Musda,"jelasnya.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Yang paling menyita perhatian, yakni bergabungnnya putra Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Ali Mannagalli Parawansa di jajaran wakil ketua.

"Benar, sebagai salah satu Wakil ketua," kata Mannagalli singkat sebelum memasuki arena pelantikan.

Tidak hanya putra Khofifah, anak Ketua DPD RI AA, La Nyalla Mattaliti, Ali Afandi, juga tercatat di kepengurusan periode 2022-2026 ini sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur.

Selain dua putra tokoh di Jatim itu, sejumlah kepala daerah di Jatim juga masuk di pengurus DPD Demokrat Jatim. Dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Walikota Malang, Sutiadji, Bupati Pacitan, Indarta Nur Bayuaji, Wakil Bupati Tuban, Riyadi, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, hingga Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara. Mereka tercatat di jajaran wakil ketua.

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

Nama kepala daerah lain yang juga bergabung di kepengurusan Emil Dardak ini, yakni Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati, Bupati Magetan, Suprawoto, Walikota Madiun, Maidi, dan Bupati Ngawi, Ony Anwar.

Mereka bersama 170 pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur lainnya, dilantik oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono pada hari Jumat, 22 April sore.

Pengurus baru DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini sendiri, 64 persen pengurusnya berusia di bawah 40 tahun. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.

Dinilai Cacat Prosedur, PN Mojokerto Dilaporkan ke Bawas MA Usai Eksekusi Rumah di Trowulan

PUMI mendesak Bawas MA RI segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada oknum pejabat pengadilan yang terlibat.