Rabu, 04 Feb 2026 22:13 WIB

Hore! Gaji Guru Ngaji dan Sekolah Minggu di Surabaya Telah Cair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Apr 2022 14:11 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Sebanyak 10.477 pendidik TPQ dan sekolah minggu di Surabaya telah diberikan jasa pelayanan (Jaspel) atau apresiasi sebesar Rp 500 ribu per bulan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa jaspel tersebut semuanya telah dicairkan selama tiga bulan sekaligus dari Januari hingga Maret.

Baca Juga: Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

"Tapi ke depannya saya minta dicairkan tiap bulan, sembari Kemenag dan pemkot melakukan evaluasi, apakah ada perubahan-perubahan di masing-masing TPQ dan sekolah minggu itu," kata Eri, Jumat (22/4/2022).

Eri menyampaikan, pemberian jaspel ini berasal dari APBD Surabaya yang dibagikan untuk seluruh guru agama.

"Apalagi, saya sudah meminta tadi sebelum memulai pengajaran dan sesudah pengajaran untuk mendoakan Kota Surabaya. Jadi, karena ini pakai APBD Surabaya, ya tolong didoakan Surabaya," ujarnya.

Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Alquran (FKPQ) Indonesia, M. Alfan Nabhan ,menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya telah memberikan insentif kepada guru ngaji ini.

Baca Juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Menurutnya, ini sangat berharga bagi para guru ngaji dan guru sekolah minggu.

"Dari sekian kabupaten atau kota di Jawa Timur, memang apresiasi yang diberikan oleh Pemkot Surabaya ini sangat luar biasa dan sangat menghargai kami," kata Alfan.

Ia juga mengapresiasi tantangan yang diberikan oleh Eri Cahyadi kepada para guru TPQ dan guru sekolah minggu, yaitu membuat anak didiknya mengerti dengan kitab yang dipelajarinya.

Baca Juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Kata dia, tantangan ini akan membuat lembaga-lembaga pengajaran itu berbenah, baik dari segi metode pendidikannya maupun administrasi lembaganya.

Sehingga hasil kinerja atau pembelajaran yang diberikan akan semakin bermanfaat bagi anak didiknya.

"Jadi, ini sebuah tantangan bagi kami, pendidik tidak hanya mengenalkan huruf Alquran dan bisa mengaji, tapi harus bisa mengimplikasikan dalam suatu perbuatan yang berakhlakul karimah secara qurani," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantahan Tim Hukum Terlapor dalam Dugaan Penyalahgunaan Dana Gereja GBI TOC Surabaya

Kasus ini sendiri telah masuk ke ranah kepolisian, setelah Ir Peter Putero, melaporkan Pendeta Samuel ke Polda Jatim.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.