Sabtu, 06 Jun 2026 22:52 WIB

Hore! Gaji Guru Ngaji dan Sekolah Minggu di Surabaya Telah Cair

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Apr 2022 14:11 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Sebanyak 10.477 pendidik TPQ dan sekolah minggu di Surabaya telah diberikan jasa pelayanan (Jaspel) atau apresiasi sebesar Rp 500 ribu per bulan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa jaspel tersebut semuanya telah dicairkan selama tiga bulan sekaligus dari Januari hingga Maret.

Baca Juga: Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs

"Tapi ke depannya saya minta dicairkan tiap bulan, sembari Kemenag dan pemkot melakukan evaluasi, apakah ada perubahan-perubahan di masing-masing TPQ dan sekolah minggu itu," kata Eri, Jumat (22/4/2022).

Eri menyampaikan, pemberian jaspel ini berasal dari APBD Surabaya yang dibagikan untuk seluruh guru agama.

"Apalagi, saya sudah meminta tadi sebelum memulai pengajaran dan sesudah pengajaran untuk mendoakan Kota Surabaya. Jadi, karena ini pakai APBD Surabaya, ya tolong didoakan Surabaya," ujarnya.

Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Alquran (FKPQ) Indonesia, M. Alfan Nabhan ,menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya telah memberikan insentif kepada guru ngaji ini.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Menurutnya, ini sangat berharga bagi para guru ngaji dan guru sekolah minggu.

"Dari sekian kabupaten atau kota di Jawa Timur, memang apresiasi yang diberikan oleh Pemkot Surabaya ini sangat luar biasa dan sangat menghargai kami," kata Alfan.

Ia juga mengapresiasi tantangan yang diberikan oleh Eri Cahyadi kepada para guru TPQ dan guru sekolah minggu, yaitu membuat anak didiknya mengerti dengan kitab yang dipelajarinya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kata dia, tantangan ini akan membuat lembaga-lembaga pengajaran itu berbenah, baik dari segi metode pendidikannya maupun administrasi lembaganya.

Sehingga hasil kinerja atau pembelajaran yang diberikan akan semakin bermanfaat bagi anak didiknya.

"Jadi, ini sebuah tantangan bagi kami, pendidik tidak hanya mengenalkan huruf Alquran dan bisa mengaji, tapi harus bisa mengimplikasikan dalam suatu perbuatan yang berakhlakul karimah secara qurani," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

"Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait.

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.125 peserta itu dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan terhubung secara daring dengan kegiatan nasional.

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.