Rabu, 22 Jul 2026 15:34 WIB

Dikunjungi Presiden Jokowi, Ini Pemintaan Warga Kampung Nelayan Bulak Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Apr 2022 21:43 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi kampung nelayan Bulak, Surabaya
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi kampung nelayan Bulak, Surabaya

selalu.id - Dalam rangkian kunjungannya di Jawa Timur, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri meninjau Kampung Nelayan Bulak di Kecamatan Bulak, Surabaya. Presiden didampingi langsung oleh Mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Selain meninjau langsung aktivitas para nelayan, Presiden Jokowi juga berdialog bersama anggota forum nelayan setempat. Dalam dialog tersebut, para perwakilan nelayan antara lain menyampaikan permintaan mereka terkait dengan pemecah gelombang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Mereka minta untuk dibuatkan pemecah ombak dan nanti akan saya kirim segera tim dari PU ke sini," ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para nelayan. Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Sementara itu Ketua RW 2 Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya, Sami Hadi Santoso mengaku senang telah menerima bantuan dari Presiden Jokowi. Menurutnya, BLT, sembako dan peralatan yang diberikan kepada 12 perwakilan orang nelayan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Bantuan ini sangat membantu masyarakat nelayan di kampung Bulak ini. Total ada 205 orang nelayan, tadi perwakilan secara simbolis ada 12 orang," kata Hadi.

Dengan adanya bantuan ini, ia bersama para nelayan lainnya merasa terbantu, terlebih pada saat menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri. "Barang-barang kan saat ini mulai naik, dengan bantuan ini alhamdulillah bisa mengurangi beban kami," ujarnya.

Misbahul Munir, pria yang juga berprofesi sebagai nelayan itu merasa diringankan bebannya dengan bantuan yang diberikan oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Pria yang sudah melaut selama 30 tahun berharap ke depannya para nelayan Kampung Bulak bisa diberikan penghasilan tambahan dengan memanfaatkan wisata pesisir.

"Alhamdulillah sangat terbantu, saya harap nantinya pemerintah bisa memberikan kami fasilitas untuk penghasilan tambahan setelah melaut," pungkasnya.

Sebelum Kampung Nelayan Bulak, Presiden Jokowi bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini beserta Wali Kota Eri Cahyadi juga sempat membagikan bantuan BLT dan sembako kepada pedagang di Pasar Tambah Rejo, Surabaya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.